Tergugat Sampaikan Keberatan atas Proses Sidang Perkara 16XX/2025 di Pengadilan Agama Medan

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAB, SUARASUMUTONLINE.ID – Dihadapan awak media, HA Tergugat Perkara dengan Nomor Gugatan 16XX/Pdt.G/2025/PA-MDN di Pengadilan Agama Medan menyampaikan bahwa Majelis Hakim yang menangani Perkaranya Terkesan Abuse Of Power tanpa mengindahkan dan mematuhi Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Tahun 2022 Pada Keterangan Point C Bagian “b” Pada Angka 1 dan 2, Dimana Majelis Hakim tetap melanjutkan persidangan pada Sidang Perkara yang Gugatannya bisa dikategorikan dalam penilaian Prematur.

Dalam Gugatan, DF Penggugat Menyatakan keluar dari rumah 5 Mei 2025, Gugatan didaftarkan pada 03 Juni 2025 dengan tanggal surat gugatan pada 28 Mei 2025. Dan Gugatan pada tanggal 28 Mei 2025 merupakan Gugatan yang kedua kalinya di daftarkan setelah Gugatan pertama pada tanggal 08 Mei 2025 dicabut oleh Penggugat setelah Tergugat menyampaikan kepada Penggugat Bahwa Tergugat Tidak Terima dikatakan BURUH HARIAN LEPAS, karena Faktanya Tergugat adalah seorang Guru yang memiliki SK dan Penghasilan.

Tergugat melanjutkan, ada arah Unsur Pidana terkait Gugatan yang bergulir dalam persidangan. Dimana Bahwa dalam Gugatan yang disampaikan Penggugat melalui Kuasa Hukumnya, jelas tertulis bahwa Penggugat keluar dari rumah pada 5 Mei 2025.

Namun saat Majelis Hakim bertanya kepada T. SRG dan Yur, Saksi-saksi Penggugat, Kapan Saksi Mengetahui Penggugat Keluar Rumah dan Tidak Tinggal Bersama Lagi dengan Tergugat?, Kedua Saksi Penggugat dengan kompak mengatakan Pada Oktober 2024 Penggugat keluar rumah dan tidak lagi tinggal bersama dengan Tergugat.

Baca Juga :  Sorotan Warga, Proyek Rabat Beton di Dusun IV Desa Tuwuna Diduga Langgar Standar Teknis dan tidak ada papan informasi 

Bahkan Saksi-saksi dari Penggugat juga menyatakan bahwa Tergugat tidak bekerja dan sering melakukan KDRT juga selingkuh, di hadapan Majelis Hakim berdasarkan cerita yang disampaikan Penggugat.

Dari keterangan para saksi Penggugat, sudah sepatutnya Majelis Hakim dan Panitera Pengganti menuangkan catatan bahwa Keterangan Para Saksi diduga Tidak Benar atau Keterangan di duga Palsu karena para saksi sudah diambil sumpahnya.

Belum lagi terkait isi gugatan yang terkesan Penggugat diduga begitu Percaya Diri Memfitnah Tergugat dengan berbagai Tuduhan seperti Melakukan KDRT, Sering Memukuli, Berselingkuh, Bermain Judi Online, dan Bahkan Tidak Memberikan Uang Belanja.

Seiring berjalannya persidangan, Penggugat dan Kuasa Hukumnya tidak dapat membuktikan semua atas apa yang menjadi isi Gugatan.

Namun Majelis Hakim tetap bersikukuh melanjutkan tahapan sidang sampai Kesimpulan pada 08 Oktober 2025 dan akan membacakan Keputusan pada tanggal 29 Oktober 2025 yang akan datang.

” selain mencatatkan dalam putusan nanti bahwa Kedua Saksi Penggugat diduga memberikan Kesaksian Tidak Benar atau dugaan Keterangan Palsu, Majelis Hakim juga seharusnya menetapkan Putusan bahwa Gugatan Ditolak karena isi Gugatan Penggugat tidak terbukti. Selain isi Gugatan tidak terbukti secara keseluruhan, Tergugat justru memberikan bukti bahwa Tergugat tetap memberikan Uang kepada Penggugat baik secara langsung maupun melalui transfer, ” Katanya.

Baca Juga :  Kompol Dedi Resmi Dipecat Usai Viral Kasus Narkoba

Sebelum mengakhiri keterangannya, Tergugat menyampaikan, “Bilamana Majelis Hakim memutuskan dengan mengabulkan isi gugatan Penggugat untuk bercerai dengan Tergugat tanpa ada Bukti-bukti yang kongkrit seperti apa yang dituangkan Penggugat maka dengan berat hati Tergugat akan melanjutkan Perkara baik itu Banding ke Pengadilan Tinggi Agama Medan dan juga akan membuat Pengaduan ke Mahkamah Agung melalui Sistem Pengawasan (SIWAS) Mahkamah Agung Republik Indonesia bahkan Tergugat juga akan membuat Laporan di Kepolisian atas Sangkaan/Dugaan Kesaksian Tidak Benar atau Keterangan Palsu, Penggugat juga akan Melaporkan Penggugat atas Sangkaan/Dugaan Fitnah begitu menerima salinan putusan dari Pengadilan Agama Medan. Jika Majelis Hakim Menetapkan keputusan yang dianggap tidak sesuai oleh Tergugat, “tutup Tergugat.

Ketika redaksi mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp dan email resmi yang tercantum di situs Pengadilan Agama Medan, hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi yang diberikan oleh pihak pengadilan.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap
KPK Kembali Periksa 14 Saksi Terkait Pengembangan Dugaan Korupsi Jalan di Sumut
Ketua Yayasan SMK di Tebing Tinggi Didakwa Korupsi Dana BOS Rp 513 Juta
Kejari Periksa 10 Kades Terkait Pengelolaan Dana Desa
3 Eks Pejabat PT Inalum Didakwa Korupsi Rp 141 Miliar
Kompol Dedi Resmi Dipecat Usai Viral Kasus Narkoba
Kejari Dituding Peras Kontraktor, Kejatisu; Tunggu Klarifikasi NTT, Kedepankan Praduga Tak Bersalah
KPK Periksa 7 Saksi Korupsi Jalan Sumut; Dari Kasatker Hingga PPK BBPJN
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:50 WIB

Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:27 WIB

KPK Kembali Periksa 14 Saksi Terkait Pengembangan Dugaan Korupsi Jalan di Sumut

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Ketua Yayasan SMK di Tebing Tinggi Didakwa Korupsi Dana BOS Rp 513 Juta

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WIB

Kejari Periksa 10 Kades Terkait Pengelolaan Dana Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

3 Eks Pejabat PT Inalum Didakwa Korupsi Rp 141 Miliar

Berita Terbaru

Berita

Tangis Buruh Pecah, Saat DPN Demo Kejari Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:59 WIB