Tangis Buruh Pecah, Saat DPN Demo Kejari Medan

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID– Dewan Peduli Negeri (DPN) bersama KSPSI AGN SUMUT, Persatuan Buruh Peduli (PRABU), Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS), Ojol Buruh Bersatu (OBB), dan Front Peduli Wanita menyambangi Kejaksaan Negeri Medan untuk menyampaikan aspirasi mereka di depan gedung Kejari Medan pada Kamis (7/5), terkait pelanggaran yang dilakukan oleh PT. HUGO Yaitu dugaan penggelapan Uang BPJS KETENAGAKERJAAN dan tidak membayar hak upah karyawan selama 6 bulan.

Dalam aksi tersebut, pihak massa menyampaikan bahwa perjuangan terhadap hak-hak karyawan PT. HUGO yang selama ini dikawal oleh KSPSI AGN Sumut kini mulai menemukan titik terang.

Reza Nasution selaku perwakilan dari Kejari Medan menyatakan komitmennya untuk menangani langsung persoalan tersebut.

Baca Juga :  Buruh Sumut Demo Kantor Gubernur, Tuntut Kenaikan UMP 10,5% dan Perumahan Subsidi

“Saya berjanji akan menangani kasus ini sendiri,” ucap Reza.

Di tempat yang sama, Rahmad selaku orator aksi menegaskan bahwa pemilik PT. HUGO dinilai kerap mengingkari janji dan terkesan tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Jadi bang, pemilik PT. HUGO ini merasa kebal hukum. Sudah kami laporkan ke Disnaker, kami lakukan aksi demo, kami datangi BPJS Ketenagakerjaan, tapi tetap juga membandel,” ucap Rahmad kepada Reza perwakilan Kejari Medan yang menerima aksi demo di hadapan awak media.

Sementara itu, Ibu Merry, salah seorang karyawan PT. HUGO yang turut hadir dalam aksi tersebut, mengungkapkan penderitaan yang selama ini dialami para pekerja. Dengan menahan tangis, ia menyampaikan bahwa para pekerja sudah lebih dari enam tahun tidak mendapatkan kenaikan gaji.

Baca Juga :  Reklame PT Sumo Advertising yang Viral Ditertibkan Pemko Medan, Terkait Izin PBG

“Bukan cuma BPJS kami saja yang digelapkan, Pak. Kami juga sudah enam tahun tidak dinaikkan gaji. Ada yang masih menerima gaji 600 ribu, ada yang 700 ribu. Bahkan gaji kami sejak bulan Desember juga belum dibayarkan,” ungkap Merry.

Menanggapi hal tersebut, Reza kembali menegaskan bahwa pihak Kejari Medan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa para pekerja PT. HUGO.

“Janji saya, kalau kita dizalimi tentu kita akan merasakan sakitnya. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindak pemilik perusahaan ini,” pungkasnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Penghubung Desa Sait Kalangan II Tapteng Rampung Dibangun, Warga Tak Terisolasi Lagi
DPRD Medan Terima Aspirasi Mahasiswa, Menguat Desakan Evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih
Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma
Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa
Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur
LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026
Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:36 WIB

Jembatan Penghubung Desa Sait Kalangan II Tapteng Rampung Dibangun, Warga Tak Terisolasi Lagi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Medan Terima Aspirasi Mahasiswa, Menguat Desakan Evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:28 WIB

Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:13 WIB

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa

Senin, 22 Juni 2026 - 22:57 WIB

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Berita Terbaru

Berita

Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:28 WIB