BATUBARA, SUARASUMUTONLINE.ID – Forum Mahasiswa Sumatera Utara (FMSU) Yang sempat menggelar aksi unjuk rasa (unras) di depan Kantor Bupati Batu Bara Jl. Lintas Sumatera, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (3/2) lalu, resmi melaporkan dugaan praktik penyalahgunaan wewenang serta dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Batu Bara ke kejaksaan Negeri Batu Bara, Jumat (6/2)
Aksi ini merupakan wujud peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dalam menjaga keadilan dan transparansi dunia pendidikan.
Ketua FMSU, Muhammad Kurniawan mengatakan langkah pelaporan ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak tegas, profesional dan tanpa pandang bulu.
Ia juga menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas serta siap melakukan aksi lanjutan apa bila tuntutan dan laporan yang disampaikan tidak mendapat respon serius dari pihak terkait.
Sebelumnya FMSU telah mengelar aksi Demonstrasi di depan kantor Bupati Batubara, Selasa ( 3/2) yang lalu,dalam alam aksi tersebut, Muhammad Kurniawan selaku Ketua FMSU menyampaikan tuntutan agar Inspektorat Batu Bara segera melakukan audit keuangan secara menyeluruh di Disdik Batu Bara.
Selain itu, Muhammad juga mendesak Bupati Batu Bara untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi dan pencopotan jabatan terhadap pimpinan Disdik Batu Bara yang dinilai telah mencederai rasa keadilan serta menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan.









