Polres Serdang Bedagai mediasi  PT Wira Pradana Mukti dengan Pihak Penggarap Masalah Lahan Sei Nagalawan

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAI,SUARASUMUTONLINE.ID – Niat penggarap untuk menguasai lahan Gagal Total. Sebab Pengacara tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan Alas tanah di Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai saat mediasi di Polres Sergai, Sabtu (5/10).

Mediasi dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sergai, Kompol Hendro Sutarno, Kasat Reskrim, Iptu Binrod Situngkir, Dan Kasat Intel. Pihak Polres Sergai mengultimatum pihak penggarap dan Pengacara nya untuk membawa alas hak paling lambat, Senin 6 Oktober 2025.

Kabag Ops, Kompol Hendro Sutarno saat membuka mediasi ini mengatakan, mediasi merupakan mekanisme mencari solusi dalam masalah yang timbul di tengah-tengah masyarakat. Tidak ada intimidasi, ancaman dan emosi.

“Apabila dalam mediasi ini tidak ada kata sepakat ada wadah untuk menyelesaikan secara hukum,”jelasnya.

Hadir dalam mediasi tersebut, Direktur PT Sarah Sentosa Sejahtera, Jamaluddin, SH alias Saipul Kelang, Tim Kuasa Hukum PT Wira Pradana Mukti, Dr H Danialsyah, SH, MH, Rustam Efendi SH, Indra Santian Budi Wibowo, SH, Jordan Valentino, SH, MKn dan Dewi Ramadhina Tero, SH.

Kasat Reskrim Polres Sergai, Iptu Binrod Situngkir mengatakan, dalam mediasi ini para pihak harus bisa menunjukkan alas hak nya masing-masing Sesuai undangan yg telah di berikan secara resmi ke pada PH nya masing-masing.

Baca Juga :  Selesaikan Perkara 2 Petani yang Bertikai Dengan Restoratif Justice

Untuk itu, sebagai tindak lanjut proses mediasi, kami minta pihak Guntur Siadari dan J Nainggolan melalui tim pengacaranya, Janiapo Saragi, SH MH dan Irfan SH M.Hum harus bisa memperlihatkan alas hak para pihak paling lambat, Senin 6 Oktober 2025. Kalau pun nanti para pihak ada yang menggugat silahkan digugat lewat proses hukum.

“Tapi jangan ribut-ribut di lokasi. Senin alas hak harus sudah kami terima. Dan kami akan teliti, siapa yang paling berhak atas lahan ini kami akan tegak lurus,”tegasnya.

Kuasa Hukum PT Wira Pradana Mukti, Dr H Danialsyah, SH, MH mengatakan, klien kami PT Wira Pradana Mukti adalah pembeli lahan yang beritikad baik dan harus dilindungi secara hukum. Kami tidak mau merampas hak masyarakat. Jangan lagi kami diganggu.

“Kami sudah setahun mengalami intimidasi dan diancam. Kami tetap bersabar. Kerugian sudah lumayan. Para penyewa banyak yang minta ampun. Kami tidak mau merampas hak masyarakat. Jangan lagi kami diganggu,”tegasnya.

Pantauan wartawan, PT Wira Pradana Mukti bersama tim kuasa hukumnya, membawa lengkap semua dokumen alas hak lengkap yang diserahkan ke pihak Polres Sergai untuk diteliti.

Sedangkan, pihak penggarap belum bisa memperlihatkan alas hak yang diminta Polres Sergai, pihak penggarap, Guntur Siadari yang didampingi pengacara Janiapo Saragi,SH dan Irvan SH belum bisa memperlihatkan alas hak mereka.

Baca Juga :  Dua Kali Mangkir, Faisal Hasrimy Diperiksa Kejari Langkat

Pihak Guntur Siadari Cs hanya bisa menunjukkan 2 SHM yang ternyata palsu dan sudah divonis berdasarkan surat keputusan BPN Kanwil Sumatera Utara Nomor: 20/Pbt/BPN. 12/ XI/ 2024 tentang pembatalan sertipikat hak milik nomor: 296/ Sei Naga Lawan terdaftar atas nama Sarudin Purba dan Sertipikat hak milik Nomor: 299/ Sei Naga Lawan terdaftar atas nama Rauli Br Manihuruk yang masing-masing terletak di Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai karena cacat administrasi dan/atau cacat yuridis berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap tanggal 12 November 2024. Dan 1 Surat Keterangan Tanah (SKT) Nomor: 103181/A/VI/5 tanggal 13 Mei 1975 atas nama K Saragih yang menyatakan bahwa surat yang dimaksud tersebut tidak ada tersimpan dan terdaftar pada depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Deliserdang.

Terpisah, Tokoh Lintas Agama Kab. Sergai mengapresiasi Polres Sergai karena berani menangkap Nakko Sitanggang. Mereka juga meminta agar Polisi menangkap Anak buah Nakko yang masih mengganggu.

“Terimakasih kepada Pak Kapolres Sergai. Tolong juga tuntaskan Nakko sampai ke akar-akarnya,”harap Tokoh Agama. Karim

Penulis : Karim

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap
KPK Kembali Periksa 14 Saksi Terkait Pengembangan Dugaan Korupsi Jalan di Sumut
Ketua Yayasan SMK di Tebing Tinggi Didakwa Korupsi Dana BOS Rp 513 Juta
Kejari Periksa 10 Kades Terkait Pengelolaan Dana Desa
3 Eks Pejabat PT Inalum Didakwa Korupsi Rp 141 Miliar
Kompol Dedi Resmi Dipecat Usai Viral Kasus Narkoba
Kejari Dituding Peras Kontraktor, Kejatisu; Tunggu Klarifikasi NTT, Kedepankan Praduga Tak Bersalah
KPK Periksa 7 Saksi Korupsi Jalan Sumut; Dari Kasatker Hingga PPK BBPJN
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:50 WIB

Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:27 WIB

KPK Kembali Periksa 14 Saksi Terkait Pengembangan Dugaan Korupsi Jalan di Sumut

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Ketua Yayasan SMK di Tebing Tinggi Didakwa Korupsi Dana BOS Rp 513 Juta

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WIB

Kejari Periksa 10 Kades Terkait Pengelolaan Dana Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

3 Eks Pejabat PT Inalum Didakwa Korupsi Rp 141 Miliar

Berita Terbaru

Berita

Tangis Buruh Pecah, Saat DPN Demo Kejari Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:59 WIB