PADANG LAWAS, SSOL.ID – Aktivis Sumatera Utara Ismail Siregar mendesak Bupati Padang Lawas mencopot Kepala Desa Gunung Malintang jika terbukti terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan di Dusun Balakka, Desa Gunung Malintang, Kecamatan Barumun Tengah.
Desakan itu menyusul laporan dugaan penganiayaan terhadap dua orang pada Sabtu (1/8/2026) pagi. Salah satu korban adalah Erwin Syahdana Harahap yang merupakan Kepala Desa Janji Matigu.
“Apabila benar seorang oknum kepala desa terlibat dalam dugaan tindak kekerasan, maka Bupati Padang Lawas harus mengambil sikap tegas sesuai kewenangannya. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tercoreng,” tegas Ismail Siregar, Rabu (5/8/2026).
Korban Laporkan ke Polisi
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Barumun Tengah dan kini perkara telah masuk tahap penyidikan.
Erwin Syahdana Harahap juga sempat membuat pernyataan di media terkait dugaan pengeroyokan terhadap dirinya bersama sejumlah pekerja di lokasi perkebunan.
Menurut Ismail, pemerintah daerah tidak perlu menunggu putusan berkekuatan hukum tetap untuk melakukan evaluasi administratif jika ada indikasi pelanggaran etika jabatan.
“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjaga wibawa pemerintahan desa dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,”ujarnya.
Dalam laporan itu, beberapa saksi menyebut Kades Gunung Malintang Raja Oloana Siregar ikut dalam rombongan yang melakukan penganiayaan. Diduga ia juga membawa benda tumpul. Bukti berupa foto dan video juga telah diserahkan ke polisi.
Hingga berita ini diterbitkan, Kades Gunung Malintang Raja Oloana Siregar belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatannya.
Aktivis meminta aparat kepolisian bekerja objektif memeriksa seluruh pihak berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi agar perkara diselesaikan secara adil.
Penulis : Yuli









