Sejumlah Satpam Desak Polda Sumut Usut Kasus Pengancaman yang Dialami Rekan Mereka

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sejumlah Satpam yang tergabung dalam PT Gelegar Gagah Gemilang mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Senin (6/4). Mereka datang sebagai bentuk bentuk keprihatinan atas kasus dugaan pengancaman dan intimidasi yang dialami rekan mereka, Ayatullah Komeni Pulungan.

Arif Fianto, Manajer Operasi PT Gelegar Gagah Gemilang, mengatakan peristiwa terjadi di Komplek Business Warehouse Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Amplas, 15 Maret 2026. Dugaan pengancaman dilakukan oleh oknum jaksa berinisial EMN menggunakan senjata api (senpi), beberapa waktu lalu.

“Rekan kami merasa terancam dan ketakutan setelah kejadian tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasangan Kurir Narkoba Diringkus Sat Narkoba Polres Batubara

Arif mengecam keras tindakan pelaku. Mereka berharap Polda Sumut mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

“Kami bermohon kepada bapak Kapolda Sumut untuk memprioritaskan keselamatan dan keamanan satpam kami. Setelah kejadian itu, satpam kami merasa terancam karena diteror penelpon yang tidak jelas meminta untuk mencabut perkara,” katanya.

Pihaknya juga memohon Polda Sumut transparan untuk memproses kasus ini. Laporan Ayatullah Komeni Pulungan dengan nomor STTLP/B/404/III/2026/SPKT/Polda Sumut diharapkan dapat segera diproses.

“Kami berkomitmen untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan mengawal proses hukum sampai dengan selesai. Kami juga bermohon Kepada Kejaksaan, Kejatisu dan Komisi Kejaksaan untuk memproses dan menindaklanjuti anggotanya terkait dengan adanya pengancaman dan penodongan tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai, Ditangkap di Aceh dan Binjai

Agus Heriono, penanggung jawab lapangan, menambahkan pengancaman yang dilakukan EMN berawal saat terlapor datang ke lokasi menggunakan sepeda motor, serta mengeluarkan kata-kata makian dan dugaan pengancaman.

“Saat itu hanya ada dua orang anggota (satpam), yang sedang melakukan penjagaan. Salah satunya sedang izin keluar dan hanya korban sendiri di lokasi,” ujar Agus.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang Apresiasi Operasi Polresta Deli Serdang, 12 Bandar dan 46,5 Kg Narkotika Berhasil Diamankan
Polsek Medan Kota Amankan Pelaku Pencurian Yang Kerap Meresahkan
Bawa Peti Mati ke Polrestabes Medan, Keluarga Winda Tuntut Autopsi Ulang
Bareskrim Telusuri Peredaran 28 Merek Beras Fortifikasi di Sumut dan Jawa
Polisi Geledah Rumah di Jalan Jermal, Dua Orang Diamankan Terkait Narkoba
Satresnarkoba Polrestabes Medan Tahan Dia Pemuda Simpan 18 Kg Ganja Siap Edar
Bea Cukai Sumut Gagalkan Peredaran 3,55 Juta Batang Rokok Ilegal di Sergai
Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Deli Serdang, Barang Bukti Senilai Rp10 Miliar
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Apresiasi Operasi Polresta Deli Serdang, 12 Bandar dan 46,5 Kg Narkotika Berhasil Diamankan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Polsek Medan Kota Amankan Pelaku Pencurian Yang Kerap Meresahkan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Bawa Peti Mati ke Polrestabes Medan, Keluarga Winda Tuntut Autopsi Ulang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Bareskrim Telusuri Peredaran 28 Merek Beras Fortifikasi di Sumut dan Jawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Polisi Geledah Rumah di Jalan Jermal, Dua Orang Diamankan Terkait Narkoba

Berita Terbaru