Aset Pendidikan Terancam, Raja Urung Sinembah Minta Pemerintah Turun Tangan

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– “Diam Bukan Solusi”: Raja Urung Sinembah Desak Yayasan Amir Hamzah Buka Suara Soal Lahan yang Menyusut*

Desas-desus penyusutan lahan Universitas Amir Hamzah dari puluhan hektare terus bergulir. Kini suara keras datang dari Raja Urung Sinembah, Wan Chaidir Baros.

Ia menilai, jika informasi itu benar, maka ini bukan persoalan remeh. “Ini menyangkut aset pendidikan yang seharusnya dijaga demi kepentingan generasi masa depan,” kata Wan Chaidir melalui pesan WhatsApp kepada redaksi, Senin (29/6/2026).

Sepupu Eks Gubernur Angkat Bicara
Wan Chaidir Baros adalah sepupu kandung Tengku Ery Nuradi, Gubernur Sumatera Utara ke-17. Baginya, Yayasan Universitas Tengku Amir Hamzah tidak boleh bungkam.

Baca Juga :  Wali Kota Medan Diduga Rekrut Pejabat Luar Daerah, Nezar Djoeli: Itu Hak Prerogatif Pimpinan

“Sebagai pengelola yayasan memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menjelaskan kepada publik. Bagaimana kondisi ini bisa terjadi, apa dasar hukumnya, serta langkah yang telah dan akan ditempuh untuk melindungi aset universitas,” tegasnya.

Menurutnya, keterbukaan adalah kewajiban. “Diam bukanlah solusi. Publik berhak tahu apakah sudah dilakukan upaya maksimal mempertahankan aset, atau justru terjadi kelalaian,” ujarnya.

3 Tuntutan Tegas ke Yayasan dan Pemerintah
Raja Urung Sinembah merinci 3 desakan:

1. Yayasan Amir Hamzahsegera beri penjelasan resmi ke masyarakat.
2. Pemerintah dan instansi terkait, menelusuri secara objektif sesuai hukum yang berlaku.
3. Seluruh dokumen status dan luas lahan dibuka transparan, agar tidak memicu spekulasi dan keresahan.

Baca Juga :  Dirut PPSU Angkat Bicara Terkait Harga Tiket Masuk Yang Mahal

“Persoalan ini jangan dipolitisasi atau jadi ajang saling menyalahkan. Yang dibutuhkan keberanian mengungkap fakta dan komitmen menjaga aset pendidikan sebagai amanah publik,” katanya.

Ia menutup dengan kalimat menohok: “Kebenaran tidak akan lahir dari sikap diam. Kepercayaan masyarakat hanya bisa pulih lewat keterbukaan, akuntabilitas, dan tanggung jawab.”

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Universitas Tengku Amir Hamzah belum dapat dihubungi untuk konfirmasi.

Penulis : Dt. Aripin

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia
Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat
Dialog Kemerdekaan 81 Tahun, Sutrisno Pangaribuan Sebut Rakyat Terjajah Namun Di Paksa Bahagia
Bukan Mobil Jabatan Semua, Sekwan Beberkan Status Mobil Dinas Wong Con Sen
Publik Menanti, 3 Tewas Ledakan Grand Polonia, Tersangka Minggu Depan Diumumkan
Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut
Satgas PETI Madina Matangkan Personel untuk Penindakan Tambang Ilegal
Berita ini 250 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Dialog Kemerdekaan 81 Tahun, Sutrisno Pangaribuan Sebut Rakyat Terjajah Namun Di Paksa Bahagia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Bukan Mobil Jabatan Semua, Sekwan Beberkan Status Mobil Dinas Wong Con Sen

Berita Terbaru