Kejati Sumut Masih Tunggu LHP Jaksa Kejari Labusel yang Todong Senpi di Medan

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) mengaku masih belum menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) terhadap seorang jaksa asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan (Labusel) berinisial EMN yang menodongkan senjata api (senpi) ke arah seorang satpam di Kota Medan.

“Belum ada dari Kejaksaan Agung (Kejagung), kami masih menunggu,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Rizaldi saat dikonfirmasi Mistar melalui sambungan telepon, Rabu (1/7).

Baca Juga :  Dua Hakim PN Medan Dimutasi

Karena LHP tersebut belum diterima, status EMN pun masih aktif sebagai jaksa di Kejari Labusel. Bidang Pengawasan Kejati Sumut sendiri telah memeriksa EMN. Hasil pemeriksaan Bidang Pengawasan Kejati Sumut kemudian dikirimkan ke Kejagung pada awal Mei 2026.

EMN diketahui diduga menodongkan senpi terhadap seorang satpam berinisial AKP di Kompleks Business Warehouse, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, pada Minggu (15/3/2026) sore.

Saat peristiwa penodongan tersebut terjadi, AKP sedang berjaga di sebuah gudang di lokasi kejadian. Kronologinya bermula ketika AKP sedang menjaga gudang, lalu EMN datang mengendarai sepeda motor dan langsung melontarkan kata-kata yang mengandung ancaman kepada AKP.

Baca Juga :  Kadis LH Diperiksa Inspektorat Tapteng, Diduga Terkait Penyalahgunaan Anggaran dan Wewenang

Tanpa basa-basi, EMN kemudian menodongkan pistol ke arah tubuh AKP sambil mengucapkan ancaman. Belakangan diketahui, EMN melakukan tindakan tersebut karena memiliki masalah keluarga dengan seorang satpam lainnya yang berinisial T.

 

Penulis : Indah

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adik Kandung Jadi Kontraktor, Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp 22 Miliar
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Polrestabes Medan Amankan 4 Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Lau Dendang
MA Kabulkan PK Alwi Mujahit, Vonis Kasus Korupsi APD Covid-19 Turun Jadi 8 Tahun Penjara
Kejatisu Eksekusi Lahan 105 Ha Hutan Mangrove yang Jadi Sawit di Langkat
Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:13 WIB

Adik Kandung Jadi Kontraktor, Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp 22 Miliar

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 10:20 WIB

Polrestabes Medan Amankan 4 Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Lau Dendang

Sabtu, 7 November 2026 - 10:10 WIB

MA Kabulkan PK Alwi Mujahit, Vonis Kasus Korupsi APD Covid-19 Turun Jadi 8 Tahun Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 10:06 WIB

Kejatisu Eksekusi Lahan 105 Ha Hutan Mangrove yang Jadi Sawit di Langkat

Berita Terbaru