PKC PMII Sumut Minta Satgas PETI Madina Bertindak Tegas

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SSOL.ID – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Utara menyatakan sikap tegas dan desakan keras terhadap Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Mandailing Natal yang baru saja dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bersama unsur Forkopimda.

PKC PMII Sumatera Utara menilai keberadaan tambang emas ilegal (dompeng dan alat berat) di Mandailing Natal terutama yang merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis, kawasan hutan, serta ekosistem puluhan desa dibeberapa kecamatan telah mencapai titik yang amat krusial dan mengancam keselamatan generasi mendatang.

Wakil Sekretaris PKC PMII Sumatera Utara, Alwi Rahman, menegaskan bahwa pembentukan Satgas PETI jangan sampai sekedar menjadi agenda kompromi politik atau ajang pencitraan seremonial tanpa hasil nyata di lapangan.

Baca Juga :  PTPN I Regional 1 Didesak keluar dari Kabupaten Langkat

Abd Karim Pulungun juga pengurus PKC PMII Sumatera Utara yang membidangi Sumber Daya Manusia ( SDM ) juga menyampaikan perihatin terkait kerusakan lingkungan yang terjadi dimandailing natal akibat maraknya pertambang ilegal, dan meminta kepada dinas lingkungan hidup Mandailing Natal agar bertanggung jawab sepenuhnya terkait kerusakan lingkungan karna diduga adanya pembiaran dalam pertambangan ilegal diwilayah Mandailing Natal.

Bidang Hukum dan Advokasi PKC PMII Sumatera Utara, Anri Habibi Harahap, SH, Juga meminta dengan tegas kepada pihak Satgas agar menindak tegas pelaku penambang emas ilegal tanpa izin dimandailing natal dan diberikan sanksi berat sesuai dengan Undang-undang No 3 Tahun 2020 atas perubahan Undang-undang No 4 Tahun 2009 Tentang pertambangan Mineral dan batubara (MINERBA) dan aturan hukum lainnya yang berlaku dinegara kesatuan Republik Indonesia Tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Warga Citra Lembayung Asri Patumbak Sampaikan Santunan Kepada Korban Banjir Bandang

Anri Habibi Harahap, SH, juga meminta kepada satgas PETI Mandailing Natal agar melibatkan BPK RI perwakilan provinsi Sumatera untuk melakukan audit investigasi secara ril kerugian negara dari sektor PNBP dan royalti akibat penambangan ilegal dimandailing natal. dan meminta BPK Menyerahkan kepada APH apabila ada temuan dan keterlibatan baking atau aliran dana kepada oknum pejabat.

Penulis : HNS

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPN LKLH Meminta KPK memantau Kinerja PT Agrinas Palma Nusantara dan Selesaikan Konflik Agraria serta Audit KSO
Merdeka dari KKN, Aktivis HARI Sumut Geruduk Kejati Usut Dugaan Permainan Proyek Pemko Medan
Pemkab Deli Serdang Raih Terbaik I Implementasi Program Tiga Juta Rumah dari Kemendagri
Demo Kelompok Tani di PT BSP Asahan Ricuh
DPRD Sumut Komitmen Kawal Pembangunan Nias
Eks Kades di Langkat Divonis 2,5 Tahun Penjara karena Korupsi Dana Desa untuk Selingkuhan
Tim Monev Pemkab Madina Turun ke PT Riski Fajar Adi Putra, Kemitraan Plasma Jadi Perhatian Utama
Kejatisu Kembali Periksa LLDIKTI Sumut Terkait Dugaan Korupsi KIP
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:55 WIB

PKC PMII Sumut Minta Satgas PETI Madina Bertindak Tegas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:52 WIB

DPN LKLH Meminta KPK memantau Kinerja PT Agrinas Palma Nusantara dan Selesaikan Konflik Agraria serta Audit KSO

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Merdeka dari KKN, Aktivis HARI Sumut Geruduk Kejati Usut Dugaan Permainan Proyek Pemko Medan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Demo Kelompok Tani di PT BSP Asahan Ricuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:27 WIB

DPRD Sumut Komitmen Kawal Pembangunan Nias

Berita Terbaru

Daerah

PKC PMII Sumut Minta Satgas PETI Madina Bertindak Tegas

Sabtu, 15 Agu 2026 - 15:55 WIB