“Isyu” Yayasan Tengku Amir Hamzah Mau Ganti Pengurus, Alih Fungsi Lahan Siapa Bertanggung Jawab?

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Paska di konfirmasi wartawan dan tidak adanya klarifikasi resmi dari pihak Yayasan Tengku Amir Hamzah terkait alih fungsi lahan, terdengar kabar bahwa Yayasan akan melakukan pergantian kepengurusan dalam waktu dekat, Kamis (20/8/26).

Walau masih belum bisa dipastikan kebenarannya, tapi dari sumber yang bisa dipercaya dari pihak internal yayasan yang tak mau disebutkan namanya menyatakan bahwa,

“Isyu akan adanya pergantian kepengurusan itu memang lagi beredar di internal Yayasan, mungkin dikarenakan masa baktinya memang akan berakhir atau ada hal lainnya yang saya sendiri tidak mengetahuinya,” terangnya, kamis (20/8/26).

Akhir-akhir ini pemberitaan terkait lahan Universitas Hamzah yang beralih fungsi dengan banyak berdiri bangunan pergudangan dan perumahan mewah milik swasta terus menjadi sorotan publik, sementara dari sisi pendidikan Universitas Amir Hamzah dianggap terus mengalami penurunan bahkan kesulitan mendapatkan mahasiswa baru.

Baca Juga :  PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan Resmi Luncurkan Quick Response Electronic

Yang lebih miris lagi, ada bangunan milik Universitas diatas lahan tersebut akhirnya di robohkan karena peralihan fungsi lahan tetapi tidak ada nampak penggantinya.

Universitas Amir Hamzah (UNHAM) beralamat Jalan Pancing Pasar V Barat, Medan Estate, Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20219 dan diketahui bahwa lahan universitas Amir Hamzah yang dikelola oleh pihak Yayasan berasal dari hibah Pemerintah untuk pendidikan yang berarti bukan dibeli oleh Yayasan dengan luas + 20 hektar.

Baca Juga :  Revitalisasi Lapangan Merdeka Tak Kunjung Rampung, Ini Kata Walkot Rico

Sampai berita ini diterbitkan terkait lahan, pihak Yayasan Tengku Amir Hamzah belum memberikan klarifikasi resmi sedangkan untuk isyu pergantian kepengurusan, media masih berusaha mendapatkan informasi resmi dari pihak Yayasan.

Menanggapi isyu Pergantian Kepengurusan Yayasan Tengku Amir Hamzah, Datok Arifin dari Ramunia Kesultanan Serdang menanggapi dengan serius.

“Terserah saja mau berganti kepengurusan, tetapi pertanggung jawabkan dulu terkait alih fungsi lahan dimata hukum. Ingat ya Para Pengurus Yayasan bahwa lahan itu berasal dari hibah pemerintah untuk kemajuan Bangsa Melayu melalui pendidikan bukan dibeli oleh Yayasan, hukum harus berjalan,” singkatnya. (*)

Penulis : Dt. Arifin

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba
Kota Mandiri Bekala Jadi Proyek Strategi Nasional, Dirut PND: Percepat Hunian Di Sumut
Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN
GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village
Warga Tualang Perbaungan Sergai Keluhkan BPNT 2026 Diduga Tidak Tepat Sasaran, Lurah Berikan Penjelasan
TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa
1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:05 WIB

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 15:51 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Ajak Pelajar Jadi Generasi Unggul dan Anti Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 06:04 WIB

Kota Mandiri Bekala Jadi Proyek Strategi Nasional, Dirut PND: Percepat Hunian Di Sumut

Jumat, 4 September 2026 - 05:52 WIB

Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN

Kamis, 3 September 2026 - 16:44 WIB

GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

Berita Terbaru