Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan Usai Ucapkan “Lu Punya Otak Gak Sih”

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID – Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada wartawan dan organisasi pers atas ucapannya “lo punya otak gak sih?” saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).

Permintaan maaf itu disampaikan Hotman menyusul imbauan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan sejumlah organisasi wartawan lainnya.

Pernyataan itu dilontarkan Hotman saat menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah. Video permintaan maaf Hotman diunggah melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, Senin (20/7/2026).

“Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya. Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan ‘lo punya otak gak sih?’,” ujar Hotman.

Baca Juga :  Pembangunan Dua Jalur Tower Emerging Di Bireuen Sudah 87%

Hotman mengaku emosi saat itu karena mendapat pertanyaan beruntun dari awak media sebelum ia selesai menjawab pertanyaan pertama.

“Saya emosi karena saya sudah bolak balik mengatakan saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, ‘kamu punya otak gak sih?’. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” jelasnya.

Baca Juga :  Gerindra Pecat Bupati Aceh Selatan Yang Berangkat Umroh di Tengah Bencana

Sebelumnya, ucapan Hotman menuai kritik dari sejumlah organisasi pers. Forum Pemimpin Redaksi dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menilai pernyataan tersebut merendahkan martabat profesi wartawan dan tidak mencerminkan kepatuhan terhadap hukum.

Kasus yang dibahas dalam konferensi pers tersebut berkaitan dengan penetapan tersangka terhadap Febrie Adriansyah dalam kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait Asabri.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EMPAT JENDERAL SUDAH DI TETAPKAN JADI TERSANGKA PENYADAPAN
Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit
Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah
Perumda Tirtanadi Raih Juara Pertama Konten Video Satya JKN Award 2026
Amran Sulaiman Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas, Buntut Beras SPHP Diduga Dioplos
PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:28 WIB

EMPAT JENDERAL SUDAH DI TETAPKAN JADI TERSANGKA PENYADAPAN

Rabu, 4 November 2026 - 13:00 WIB

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:57 WIB

Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 23:27 WIB

BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

Senin, 2 November 2026 - 23:03 WIB

HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah

Berita Terbaru

Daerah

Jelang Musda KNPI Madina, Panitia Diminta Terbuka

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:37 WIB