KAMAK Desak KPK Periksa Lima Sosok “Circle Bobby Nasution” dalam Pusaran Korupsi “Topan Ginting”

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,SUARASUMUTONLINE.ID –Kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara yang menjerat mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting, semakin menyeret lingkaran kekuasaan di sekitar Gubernur Sumut Bobby Nasution. Sejumlah nama kini kian terang benderang disebut publik sebagai bagian dari “circle” sang gubernur.

Lima sosok yang menjadi sorotan diduga adalah Dedi Rangkuti, Muryanto Amin, Ardian Surbakti, Firsal Dudi Mutyara, dan Samuel Nababan. Mereka diduga kuat dinilai memiliki peran dan kedekatan strategis dengan Bobby, baik melalui jabatan maupun akses politik-ekonomi.

“Informasi yang dihimpun menyebut,Dedi Rangkuti sudah diperiksa oleh penyidik KPK terkait kasus Topan Ginting. Muryanto Amin, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), juga dipanggil KPK namun mangkir dari pemeriksaan. Ardian Surbakti kini menjabat Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumut, Firsal Dudi Mutyara kini duduk sebagai Komisaris Utama Bank Sumut, lembaga keuangan daerah yang kerap jadi sorotan publik, dan yang terakhir, Samuel Nababan disebut-sebut sebagai “pemegang kas” Bobby Nasution yang mengelola urusan keuangan non-formal lingkaran dekat gubernur, ” beber Azmi Hadli Ketua AMDHI(Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia)yamg juga Kornas KAMAK, Rabu (17/9).

Baca Juga :  KAMAK Bongkar Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD Sumut Rp. 3,2 Miliar

Menurut Azmi, kasus Topan Ginting yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dinilai publik hanyalah puncak dari gunung es oleh karena nya pihaknya terus mendesak agar KPK tidak takut dan tidak lamban dalam menelusuri lebih dalam keterlibatan circle Bobby dalam dugaan kasus korupsi jalan dan pergeran anggaran apbd sumut.

Baca Juga :  Polres Toba Pecat Briptu AT yang Terlibat Kasus Narkoba

“Publik menduga ada pola sistematis dalam proyek-proyek PUPR di Sumut. KPK jangan berhenti di Topan Ginting, tapi harus berani membuka keterlibatan lingkaran dekat Bobby Nasution,” ujarnya lagi.

Hingga kini, baik Gubernur Sumut Bobby Nasution maupun kelima nama yang disebut sebagai bagian dari “circle” tersebut belum tersentuh hukum.

“Para pejabat yang diangkat terlibat dalam pemenangan bobby dalam pilgubsu,di duga kuar sebagai balas jasa politik,” tutup Azmi.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Toba Pecat Briptu AT yang Terlibat Kasus Narkoba
Rugikan Negara Rp553 Juta, Ketua BUMNag Dituntut 5,5 Tahun Penjara
3 Terdakwa Kasus Korupsi DJKA Wilayah Medan Dituntut 6 Tahun Penjara
Sidang Dugaan Korupsi Smartboart Mulai di Gelar di PN Medan,Bos PT Bismacindo Perkasa Terlibat Dua Perkara Smartboard
Kadinkes Sumut Faisal Hasrimy Disebut dalam Dakwaan Korupsi Smartboard Langkat
Sidang Korupsi Smartboard Langkat, PH Saiful Abdi Sebut Ada Pihak Belum Tersentuh Hukum
Dante Sinaga Sampaikan Nota Perlawanan Atas Dakwaan Korupsi PT Inalum
Terpidana Kredit Fiktif KUR Bank BRI diamankan Kejari Medan
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:03 WIB

Rugikan Negara Rp553 Juta, Ketua BUMNag Dituntut 5,5 Tahun Penjara

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:44 WIB

3 Terdakwa Kasus Korupsi DJKA Wilayah Medan Dituntut 6 Tahun Penjara

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Smartboart Mulai di Gelar di PN Medan,Bos PT Bismacindo Perkasa Terlibat Dua Perkara Smartboard

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kadinkes Sumut Faisal Hasrimy Disebut dalam Dakwaan Korupsi Smartboard Langkat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:16 WIB

Sidang Korupsi Smartboard Langkat, PH Saiful Abdi Sebut Ada Pihak Belum Tersentuh Hukum

Berita Terbaru