Bareskrim Selidiki Asal Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir di Sumatera

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID –Gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh menimbulkan pertanyaan mengenai sumbernya. Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyatakan saat ini tengah menelusuri asal-usul tumpukan kayu tersebut.

“Sedang penyelidikan,” ujar Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, Selasa (2/12).

Irhamni menambahkan, pihaknya belum menerima informasi pasti mengenai dari mana kayu-kayu tersebut berasal. Namun, ia menegaskan proses penyelidikan sedang berlangsung. “Belum tahu asalnya, masih diselidiki,” katanya.

Baca Juga :  DPP Partai Golkar Salurkan Bantuan Rp 3 Miliar Untuk Korban Banjir Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat

Sebelumnya, gelondongan kayu dalam jumlah besar terlihat terbawa banjir bandang di sejumlah wilayah Sumut, Sumbar, dan Aceh. Keberadaan kayu tersebut bahkan mendapat perhatian dari anggota DPR RI.

Dari sisi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, muncul dugaan bahwa kayu-kayu itu berasal dari pemegang hak atas tanah (PHAT) yang berada di kawasan area penggunaan lain (APL).

Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK, Dwi Januanto Nugroho, menjelaskan kayu tersebut diduga merupakan sisa tebangan yang sudah lapuk sehingga ikut hanyut saat banjir.

Baca Juga :  Riau Jadi Sorotan, Lahan Tidur Diubah Jadi Lumbung Pangan Baru

“Kami mendeteksi kayu itu berasal dari PHAT di APL. Untuk kayu alami, mekanismenya mengikuti regulasi kehutanan, yaitu melalui SIPPUH,” kata Dwi.

Meski begitu, Dwi tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian kayu mungkin berasal dari aktivitas ilegal. Saat ini, tumpukan kayu tersebut ditemukan berserakan di permukiman warga hingga area pesisir.

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumbar, Aceh, dan Sumut telah menyebabkan 659 orang meninggal dunia serta membuat sekitar satu juta warga terpaksa mengungsi.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Bambang Alias Bembeng, Vonis PT Medan Dibatalkan, Putusan PN Stabat Tetap Berlaku
Tukin Pegawai BGN Resmi Ditetapkan, Tertinggi Rp33,24 Juta per Bulan
Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Wamendikdasmen: Kualitas Pendidikan Makin Kuat
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
58 Penerbangan di Kualanamu Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Tetap Bertahan
Wapres Gibran Perintahkan Proyek Pengendali Banjir dan Sabo Dam Hutanabolon Dikebut
Kemnaker Rancang UU Ketenagaankerja Baru, Tinggalkan UU Cipta Kerja
Mahfud MD Optimistis RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:19 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Bambang Alias Bembeng, Vonis PT Medan Dibatalkan, Putusan PN Stabat Tetap Berlaku

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Tukin Pegawai BGN Resmi Ditetapkan, Tertinggi Rp33,24 Juta per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:03 WIB

Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Wamendikdasmen: Kualitas Pendidikan Makin Kuat

Selasa, 15 September 2026 - 07:53 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

58 Penerbangan di Kualanamu Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Tetap Bertahan

Berita Terbaru

Kesehatan

IDAI Sumut Himbau Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:38 WIB