Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID – Desakan agar Indonesia keluar dari organisasi Board of Peace (BoP) terus mengemuka. Kali ini suara tersebut datang dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram resminya, Anies menyampaikan pandangannya terkait posisi Indonesia dalam organisasi tersebut.

Mantan calon presiden pada 2024 Indonesian presidential election itu menegaskan bahwa sejak awal kemerdekaan, Indonesia berdiri di atas semangat menolak segala bentuk penjajahan.

“Di pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, kita berjanji untuk menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” kata Anies dalam pernyataannya yang dikutip Jumat (6/3/2026).

Soroti Peran Donald Trump

Anies juga menyoroti latar belakang pembentukan Board of Peace yang dipimpin oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca Juga :  Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Profesionalisme dan Kesehatan Ibu Anak di Indonesia

Menurutnya, secara konsep BoP memang membawa misi perdamaian dunia. Namun ia mempertanyakan konsistensi organisasi tersebut setelah adanya tindakan militer terhadap Iran yang disebut dilakukan bersama Israel tanpa mandat dari United Nations (PBB).

“Bagaimana mungkin dewan perdamaian itu bisa tetap berjalan seolah tak terjadi apa-apa ketika pelopornya sendiri melanggar hukum internasional di depan mata dunia?” tegasnya.

Ingatkan Prinsip Politik Luar Negeri Indonesia

Lebih lanjut, Anies mengingatkan bahwa Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu pelopor diplomasi global melalui berbagai forum internasional seperti Konferensi Asia Afrika serta Gerakan Non-Blok.

Menurutnya, posisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai suara penting bagi negara-negara berkembang untuk menegakkan hukum internasional dan menolak dominasi kekuatan besar dunia.

Baca Juga :  GERBRAK Gedor KPK, Polri, dan Kejagung: ‘Prabowo Harus Berani Periksa Gubernur Sumut!

Ia menilai prinsip politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia bukan berarti harus terlibat dalam setiap forum internasional tanpa mempertimbangkan nilai dan prinsip yang dipegang bangsa.

“Indonesia harus memilih forum yang selaras dengan prinsip membela kedaulatan, menegakkan hukum internasional, dan melindungi korban penjajahan,” ujarnya.

Anies pun menyebut momentum konflik terbaru di Timur Tengah dapat menjadi alasan bagi Indonesia untuk meninjau ulang keanggotaannya di Board of Peace.

“Momentum serangan ke Iran ini bisa digunakan untuk keluar dari Board of Peace dan menyatakan dengan tegas bahwa Indonesia tidak bisa berada dalam forum perdamaian yang menutup mata terhadap pelanggaran hukum internasional oleh pendirinya sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Rahmat

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tukin Pegawai BGN Resmi Ditetapkan, Tertinggi Rp33,24 Juta per Bulan
Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Wamendikdasmen: Kualitas Pendidikan Makin Kuat
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
58 Penerbangan di Kualanamu Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Tetap Bertahan
Wapres Gibran Perintahkan Proyek Pengendali Banjir dan Sabo Dam Hutanabolon Dikebut
Kemnaker Rancang UU Ketenagaankerja Baru, Tinggalkan UU Cipta Kerja
Mahfud MD Optimistis RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026
KPK Bongkar Dugaan Suap Proyek Langkat, Sekda Amril Dicecar Soal Syah Afandin
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Tukin Pegawai BGN Resmi Ditetapkan, Tertinggi Rp33,24 Juta per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:03 WIB

Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Wamendikdasmen: Kualitas Pendidikan Makin Kuat

Selasa, 15 September 2026 - 07:53 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

58 Penerbangan di Kualanamu Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Tetap Bertahan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:39 WIB

Wapres Gibran Perintahkan Proyek Pengendali Banjir dan Sabo Dam Hutanabolon Dikebut

Berita Terbaru

Olahraga

OLIMPIADE Catur 2026 Resmi Dimulai Sore Ini di SAMARKAND!

Rabu, 16 Sep 2026 - 13:00 WIB

Politik

PKB-HANURA Sorotin Kenaikan P-APBD Medan 

Rabu, 16 Sep 2026 - 00:10 WIB