MEDAN, SSOL.ID – Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara (GEMPA SUMUT) mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (13/7/2026). Mereka menyerahkan laporan dan mendesak pengusutan tuntas dugaan korupsi dana hibah KPU Kota Tanjungbalai Tahun Anggaran 2024 senilai Rp16,5 miliar.
Kasus ini sebelumnya telah ditangani Kejaksaan Negeri Tanjungbalai dan disidangkan di PN Tipikor Medan. Dalam putusannya, majelis hakim menetapkan kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar. Saat ini, 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Ketua, Sekretaris, Bendahara KPU Kota Tanjungbalai, serta seorang PPK.
Desak Penetapan Tersangka Baru
Koordinator GEMPA SUMUT, Reza, mengatakan dalam persidangan terungkap fakta baru. Salah satunya peran “LMMS” selaku Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) yang turut didakwakan jaksa dalam kasus dugaan korupsi barang dan jasa.
“Namun hingga kini Kejari Tanjungbalai belum juga menetapkan tersangka lain berdasarkan fakta-fakta persidangan yang sudah digelar berulang kali di PN Tipikor Medan,” kata Reza.
GEMPA Sumut mendesak Kejati Sumut segera memanggil Kejari Tanjungbalai yang dinilai “masuk angin” dalam menangani kasus ini.
“Kami juga menduga kuat Kejari Tanjungbalai menerima ‘upeti’ untuk tidak mengungkap seluruh tersangka, sebab dugaan kuat mengarah ke LMMS yang punya kedekatan kepada seorang jaksa,” ujarnya.
5 Poin Tuntutan GEMPA Sumut
Dalam laporan ke Kejati Sumut, GEMPA Sumut mendesak:
1. Menetapkan ZAD, UA, S, dan DS selaku Komisioner KPU Kota Tanjungbalai sebagai tersangka.
2. Menetapkan IM, AH, dan LMMS selaku Kasubag di KPU Kota Tanjungbalai sebagai tersangka.
3. Menetapkan LMMS selaku PPSPM di KPU Kota Tanjungbalai sebagai tersangka.
4. Memanggil dan mengevaluasi kinerja Kejari Tanjungbalai karena dinilai tidak serius.
5. Menetapkan pihak-pihak lain yang terlibat dalam dugaan korupsi dana hibah KPU Kota Tanjungbalai 2024.
“Ini harus segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum agar publik mendapat informasi transparan dan nama baik penegak hukum tetap terjaga,” tutup Reza.
Penulis : Yuli









