GEMPA Sumut Desak Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Tanjungbalai Rp16,5 M

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Aliansi Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara (GEMPA SUMUT) mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (13/7/2026). Mereka menyerahkan laporan dan mendesak pengusutan tuntas dugaan korupsi dana hibah KPU Kota Tanjungbalai Tahun Anggaran 2024 senilai Rp16,5 miliar.

Kasus ini sebelumnya telah ditangani Kejaksaan Negeri Tanjungbalai dan disidangkan di PN Tipikor Medan. Dalam putusannya, majelis hakim menetapkan kerugian negara sebesar Rp1,2 miliar. Saat ini, 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Ketua, Sekretaris, Bendahara KPU Kota Tanjungbalai, serta seorang PPK.

Desak Penetapan Tersangka Baru

Koordinator GEMPA SUMUT, Reza, mengatakan dalam persidangan terungkap fakta baru. Salah satunya peran “LMMS” selaku Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) yang turut didakwakan jaksa dalam kasus dugaan korupsi barang dan jasa.

Baca Juga :  Eks Direktur Pelindo Akan Disidang Kasus Korupsi Pengadaan Kapal

“Namun hingga kini Kejari Tanjungbalai belum juga menetapkan tersangka lain berdasarkan fakta-fakta persidangan yang sudah digelar berulang kali di PN Tipikor Medan,” kata Reza.

GEMPA Sumut mendesak Kejati Sumut segera memanggil Kejari Tanjungbalai yang dinilai “masuk angin” dalam menangani kasus ini.

“Kami juga menduga kuat Kejari Tanjungbalai menerima ‘upeti’ untuk tidak mengungkap seluruh tersangka, sebab dugaan kuat mengarah ke LMMS yang punya kedekatan kepada seorang jaksa,” ujarnya.

5 Poin Tuntutan GEMPA Sumut

Dalam laporan ke Kejati Sumut, GEMPA Sumut mendesak:
1. Menetapkan ZAD, UA, S, dan DS selaku Komisioner KPU Kota Tanjungbalai sebagai tersangka.
2. Menetapkan IM, AH, dan LMMS selaku Kasubag di KPU Kota Tanjungbalai sebagai tersangka.
3. Menetapkan LMMS selaku PPSPM di KPU Kota Tanjungbalai sebagai tersangka.
4. Memanggil dan mengevaluasi kinerja Kejari Tanjungbalai karena dinilai tidak serius.
5. Menetapkan pihak-pihak lain yang terlibat dalam dugaan korupsi dana hibah KPU Kota Tanjungbalai 2024.

Baca Juga :  Ratusan Massa Demo di Depan PN Medan, Minta Hakim Yang Tanggani Perkara Mantan Bendahara PUPR Nias di Priksa

“Ini harus segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum agar publik mendapat informasi transparan dan nama baik penegak hukum tetap terjaga,” tutup Reza.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adik Kandung Jadi Kontraktor, Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp 22 Miliar
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Polrestabes Medan Amankan 4 Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Lau Dendang
MA Kabulkan PK Alwi Mujahit, Vonis Kasus Korupsi APD Covid-19 Turun Jadi 8 Tahun Penjara
Kejatisu Eksekusi Lahan 105 Ha Hutan Mangrove yang Jadi Sawit di Langkat
Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:13 WIB

Adik Kandung Jadi Kontraktor, Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp 22 Miliar

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 10:20 WIB

Polrestabes Medan Amankan 4 Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Lau Dendang

Sabtu, 7 November 2026 - 10:10 WIB

MA Kabulkan PK Alwi Mujahit, Vonis Kasus Korupsi APD Covid-19 Turun Jadi 8 Tahun Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 10:06 WIB

Kejatisu Eksekusi Lahan 105 Ha Hutan Mangrove yang Jadi Sawit di Langkat

Berita Terbaru