PEMATANGSIANTAR, SSOL.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pematangsiantar melakukan uji kualitas air Sungai Bah Bolon untuk memastikan tidak tercemar bahan berbahaya. Pengambilan sampel dilakukan Selasa (14/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Petugas menggunakan mobil dinas berplat merah BK 1249 W untuk mengambil sampel di dua titik. Titik pertama di hulu Sungai Sigagak, perbatasan Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun. Titik kedua di bagian tengah aliran, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba.
“Kami mengambil sampel untuk mengetahui kadar air Sungai Bah Bolon. Tujuannya memastikan tidak terkontaminasi bahan kimia beracun dan tidak berbahaya bagi lingkungan,” kata Petugas DLH Pematangsiantar Pohma Sinaga, Selasa (14/7/2026).
Butuh 12 Hari Kerja untuk Hasil Lab
Pohma yang berlatar belakang Sarjana Kimia menjelaskan, hasil uji kesehatan air akan diketahui setelah diproses di Laboratorium DLH selama 12 hari kerja.
Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan sarana laboratorium dan kendaraan operasional bagi petugas di lapangan.
“Untuk hasil yang akurat, laboratorium harus didukung alat lengkap. Hasilnya nanti akan kami bandingkan dengan PP No. 22 Tahun 2021 tentang baku mutu air,” ujarnya didampingi Kabid Penanggulangan Dampak Lingkungan Siju dan Hendrik Sitompul.
3 Alat Utama Wajib Ada di Lab
Pohma merinci, untuk menyatakan air bersih dari racun kimia, laboratorium DLH minimal harus memiliki 3 alat utama:
1. AAS – Atomic Absorption Spectrophotometer: Untuk deteksi logam berat seperti Pb, Hg, Cd, As, Cr.
2. Spektrofotometer UV-Vis: Untuk uji nitrat, nitrit, fosfat, amonia, fenol, sianida.
3. GC-MS – Gas Chromatography Mass Spectrometry: Untuk deteksi pestisida dan senyawa organik beracun.
Selain itu, alat pendukung lain seperti pH Meter, TDS Meter, DO Meter, dan Turbidimeter juga diperlukan untuk uji fisika dan kimia dasar.
Kegiatan ini merupakan perintah langsung Wali Kota Pematangsiantar Wesley Silalahi. DLH berharap hasil uji dapat menjaga kelestarian aliran Sungai Bah Bolon agar lingkungan sekitar tetap aman dan nyaman.
Penulis : Nurleli









