Pendaki Gunung Sibayak Tewas di Aniaya di Pos Retribusi, 9 Orang Ditahan

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARO, SSOL.ID- Seorang pendaki Gunung Sibayak inisial RCH (17), warga Kota Medan, meninggal dunia diduga akibat dianiaya di Pos Retribusi Parkir Wisata Gunung Sibayak, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Terkait peristiwa ini polisi telah menangkap sembilan orang yang diduga melakukan penganiayaan kepada korban.

Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha mengatakan pihaknya menerima laporan adanya seorang pendaki yang meninggal dunia di kawasan Gunung Sibayak pada Jumat (10/7). Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah orang, dan memeriksa para saksi.

Baca Juga :  KPK RI Geledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara (Sumut)

“Telah mengamankan sembilan orang untuk proses pemeriksaan terkait kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang meninggal dunia di Pos Retribusi Wisata Gunung Sibayak,” kata Pedoman Selasa (14/7)

Pedoman menjelaskan, sebelum mengamankan sembilan orang tersebut, polisi lebih dulu memeriksa enam orang. Salah satu orang yang diperiksa adalah pengelola parkir di lokasi kejadian.

“Sebelumnya ada enam orang yang sudah diperiksa. Kini, bertambah lagi sembilan orang,” ujarnya.

Meski demikian, polisi belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait kasus tersebut. Sebab, penyelidikan masih berlangsung dan penyidik masih mendalami keterangan para saksi.

Baca Juga :  Mahasiswa UINSU Dianiaya di Kampus, Pelipis Mata Robek

“Masih proses penyelidikan, jadi belum bisa kami sampaikan keterangan lengkapnya,” ucapnya.

Ia mengatakan jumlah saksi yang diperiksa masih berpotensi bertambah seiring proses penyelidikan yang terus berjalan. Polisi juga membuka peluang segera menetapkan tersangka setelah alat bukti dinilai cukup.

“Jumlah saksi bisa saja bertambah. Yang jelas, jika ada perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan,” tuturnya.

Penulis : Yuli

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Sementara : ASN BPN Nias Tewas Jatuh Sendiri, Polisi Dalami Motif 2 Tersangka
Remaja di Siantar Bobol Rumah Lansia, Gasak Mata Uang Asing dan HP
Longsor Tambang Ilegal di Madina, 2 Penambang Tewas Tertimbun
Bentrok Kelompok Pemuda di Belawan, 1 Orang Meninggal Dunia
Polisi Amankan Dua Terkait Kasus Kematian ASN BPN Nias Utara
2 Oknum Polisi di Samosir Diduga Jadi Pengedar Sabu
Polisi Selidiki Kematian Pegawai BPN Nias di Apartemen Medan
Polisi Gagalkan Penyelundupan 101 Vape Narkoba di Kualanamu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:27 WIB

Pendaki Gunung Sibayak Tewas di Aniaya di Pos Retribusi, 9 Orang Ditahan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:28 WIB

Hasil Sementara : ASN BPN Nias Tewas Jatuh Sendiri, Polisi Dalami Motif 2 Tersangka

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Remaja di Siantar Bobol Rumah Lansia, Gasak Mata Uang Asing dan HP

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:15 WIB

Longsor Tambang Ilegal di Madina, 2 Penambang Tewas Tertimbun

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:49 WIB

Bentrok Kelompok Pemuda di Belawan, 1 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru