Listrik di Aceh-Sumut Masih Terputus, Tower Sementara Segera Didirikan

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID- Bencana yang melanda wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar menyebabkan aliran listrik hingga infrastrukturnya terputus. PLN terus berupaya mendirikan tower darurat untuk kebutuhan listrik di wilayah terdampak bencana.

“Untuk bisa membangun kembali, PLN bersama dengan sebuah stakeholder lainnya, membangun tower sementara,” ujar Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Suroso Isnandar kepada wartawan seusai rapat koordinasi di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12).

Suroso menjelaskan, saat ini jalur untuk membawa tower ke lokasi masih sulit untuk diakses. Sehingga mereka meminta bantuan kepada TNI Angkatan Udara agar peralatan tower sementara bisa segera didirikan.

Ada gangguan jalur logistik yang luar biasa berat karena banyak jalan dan jembatan yang masih tertutup, sehingga kami menggunakan helikopter dan juga dengan bantuan dari angkatan udara, peralatan tower emergency, kami datangkan. Dengan demikian, tower sementara akan segera didirikan dan dua hari ke depan, harapannya jalur dapat pulih kembali,” jelas dia.

Baca Juga :  Peredaran Vidio Tak Senonoh Bripda WJP "Tampar" Wajah Kapoldasu, Warga Ancam Demo di Mabes Polri

Suroso menyebutkan listrik terputus di daerah Sibolga, Sumatera Utara, karena banjir bandang hingga longsor. PLN terus berupaya melakukan perbaikan.

Tim kami di lapangan pada saat ini sudah call out, kami juga calling semua petugas teknik di daerah ini dan di daerah lainnya di Sibolga Indonesia untuk bersama-sama menyelesaikan jalur-jalur yang menuju daerah-daerah yang terkena dampak landslide (longsor),” ucapnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian juga menyampaikan sudah menerima laporan soal listrik padam di lokasi-lokasi yang diterjang banjir dan longsor. Tito mengatakan di Aceh ada dua pembangkit listrik.

Baca Juga :  KPK Serahkan Aset Rampasan Rp883 M dari Kasus Korupsi Fiktif Taspen

“Yang dari Arun menuju Banda Aceh sutetnya ada yang roboh sehingga terputus, sehingga terjadi black out, otomatis handphone dan lain-lain nggak jalan. Termasuk suplai Banda Aceh sebagian besar dari Arun sehingga di Kota Banda Aceh ada yang gelap,” ucapnya.

Tito juga memastikan pemerintah akan segera menangani hal ini. Mereka akan membantu pembangunan tower tersebut.

“Nah, saya berdiskusi dengan melihat langsung lapangan, perlu waktu dropping untuk alatnya itu, itu kira-kira 5 hari, dan mendirikannya 2 hari. Diperkirakan hari 1 akan normal kembali untuk wilayah Aceh,” katanya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mentri Impas Copot Kalapas Paksa WBP Makan Daging Anjing
TNI AD Kerahkan 8.690 Koli Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bareskrim Selidiki Asal Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir di Sumatera
Banjir Mulai Surut, Kayu-Kayu Glonggongan Mulai di Evakuasi
Prabowo Pastikan Perbaikan Jembatan Dan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor Sumatra
Presiden Probowo Intruksikan 5 Arahan Untuk Tangani Banjir dan Longsor Sumatra
Presiden Prabowo Tinjau Wilayah Tapanuli Utara
Prabowo Prioritaskan BBM Dan Listrik ke Lokasi Bencana
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:35 WIB

Mentri Impas Copot Kalapas Paksa WBP Makan Daging Anjing

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:15 WIB

TNI AD Kerahkan 8.690 Koli Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:28 WIB

Bareskrim Selidiki Asal Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir di Sumatera

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:18 WIB

Banjir Mulai Surut, Kayu-Kayu Glonggongan Mulai di Evakuasi

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:14 WIB

Prabowo Pastikan Perbaikan Jembatan Dan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor Sumatra

Berita Terbaru