Ijeck Desak DJKA Percepat Pembangunan Jalur Kereta Api Medan-Aceh

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID- Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah alias Ijeck mendesak Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mempercepat penyelesaian pembangunan jalur kereta api Medan-Aceh. Desakan itu disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat dengan DJKA di Senayan, Rabu (15/7/2026).

Menurut Ijeck, jalur kereta api merupakan transportasi massal yang efektif, efisien, aman, dan ramah lingkungan. Ia mencontohkan Singapura yang mengandalkan kereta api untuk mengurangi kemacetan dan polusi.

“Jalur kereta Medan-Aceh Tamiang itu sudah ada dari zaman Belanda. Bahkan sekarang jalurnya bisa dibilang sudah bisa digunakan sampai Aceh Tamiang. Kita tidak tahu kenapa tidak dilanjutkan,” kata Ijeck.

Baca Juga :  Dapat Ancaman Akan di Bom, Pesawat Saudia Airlines Mendarat Darurat di Kualanamu

Soroti Kemunduran Jaringan Kereta di Sumut

Ijeck menyoroti kemunduran jaringan kereta api di Sumatera Utara. Padahal sejak era kolonial Belanda, rel di Sumut hingga Aceh jauh lebih luas dari kondisi saat ini.

Ia juga mempertanyakan belum beroperasinya jalur yang menghubungkan ke Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.

“Di Negara maju kereta api ini transportasi yang sangat diunggulkan. Jalur kereta api lebih banyak dibandingkan jalur kendaraan,” ujarnya.

Minta Jalur ke Kuala Tanjung dan Kota Pinang Dilanjutkan

Politisi Dapil Sumut I ini juga mendorong optimalisasi konektivitas ke kawasan ekonomi strategis. Ia menyebut Pelabuhan Kuala Tanjung dan Belawan saat ini baru melayani angkutan barang.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Mendagri Proses Bupati Aceh Selatan Yang Pergi Umroh di tengah Bencana

“Semoga untuk angkutan penumpangnya segera diadakan agar pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut dapat meningkat,” jelasnya.

Ijeck mengapresiasi rencana pembangunan jalur hingga Kota Pinang. Namun ia meminta DJKA tidak berhenti di titik itu saja.

“Saya melihat jalurnya sudah sampai Kota Pinang, ini baik tetapi kami berharap jangan sampai Kota Pinang saja. Kalau bisa diteruskan sampai Riau agar membuka konektivitas ekonomi lintas Provinsi di Pulau Sumatera,” tuturnya.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit
Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah
Perumda Tirtanadi Raih Juara Pertama Konten Video Satya JKN Award 2026
Amran Sulaiman Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas, Buntut Beras SPHP Diduga Dioplos
PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono
Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:00 WIB

Presiden Prabwo Siapkan Surat Pemberhentian Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:57 WIB

Polri Terapkan Tiga Pasal Terhadap Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 23:27 WIB

BREAKING: Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri LSP Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

Senin, 2 November 2026 - 23:03 WIB

HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Perumda Tirtanadi Raih Juara Pertama Konten Video Satya JKN Award 2026

Berita Terbaru