Stafsus Bupati Langkat ‘Semprot’ Warga Secanggang Soal Jalan Rusak

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SUARASUMUTONLINE.ID – Jagat maya di Kabupaten Langkat mendadak riuh setelah seorang Staf Khusus Bupati Langkat, Surkani, mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Dalam video viral yang dipublish media Langkatoday.com, ia tampak menyalahkan warga terkait masifnya keluhan mengenai kerusakan jalan di Kampung Nangka, Kecamatan Secanggang.

Pernyataan yang dinilai tidak simpatik ini disampaikan Soerkanie saat berjalan bersama rekannya, Zul, di depan Kantor Bupati Langkat, Rabu (15/4/2026).

Dalam tayangan yang dipantau awak media, Surkani meminta masyarakat Kampung Nangka untuk tidak merasa menjadi satu-satunya wilayah yang dianaktirikan. Ia menyebut banyak titik lain di Negeri Bertuah yang kondisi infrastrukturnya jauh lebih memprihatinkan.

Baca Juga :  Nama-Nama Diduga Pemilik Alat Berat Muncul" Satma AMPI Minta Aparat Bertindak Transparan

“Pikirnya Kampung Nangka saja yang dipikirkan. Bukan itu saja yang diurus, masih banyak daerah lain yang jalannya berdebu,” ujar Surkani dengan nada tinggi.

Pernyataan itu diamini oleh rekannya, Zul, yang menyebut kondisi di Kuala Gebang bahkan lebih parah karena jalanan tergenang air, bukan sekadar berdebu.

“Rumah Pak Zul kena banjir saja tidak ribut,” timpalnya lagi.

Tak berhenti di situ, Ia juga menyinggung persoalan efisiensi anggaran di tingkat pusat sebagai alasan sulitnya perbaikan infrastruktur di daerah.

Ia secara spesifik menyebut pengalihan anggaran untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai faktor pengurang dana daerah.

Baca Juga :  Ricky Anthony Kawal Pembangunan Rumah Layak di Langkat: Bukti Nyata Kerja DPRD Sumut

“Banyak baca soal anggaran, berapa yang dikurangi dan dialihkan untuk MBG. Kalau mau menuntut, tuntut juga ke atas,” cetusnya. Ia pun menyayangkan sikap warga yang dinilai hanya bisa menyalahkan Bupati Langkat tanpa memahami konstelasi anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, Surkani yang kerap disebut-sebut sebagai orang dekat Bupati Langkat, Syah Afandin, belum memberikan pernyataan klarifikasi lebih lanjut.

Pernyataan ini kontras dengan harapan masyarakat yang menginginkan komunikasi publik yang lebih menyejukkan dan solutif dari lingkaran kekuasaan, terutama di tengah penderitaan warga akibat jalan rusak yang menghambat roda ekonomi di Kecamatan Secanggang.

Penulis : Rhm

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam I/BB dan Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Buka Akses dan Dongkrak Ekonomi :
Satma Ampi Madina Soroti Sikap DPRD Madina dalam Menyikapi Dugaan Pungli Pendamping Desa
Warga Dairi Demo Izin Lingkungan Siluman PT DPM
Tanggul Jebol di Palas Mulai Diperbaiki Dinas SDA Sumut
Dinas Pertanian Beri Penjelasan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Usaha Tani Rp11 Miliar di Simalungun
GM FKPPI PC 0223 Serdang Bedagai Dan PSI, Konsultasi ke Ombudsman
Pengurus Senkom Mitra Polri Kab.Sergai Ucapkan Selamat Harla Pancasila 1 Juni 2026
Pemkab Karo Siapkan Rp 1 M Festival Bunga dan Buah 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:22 WIB

Pangdam I/BB dan Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Buka Akses dan Dongkrak Ekonomi :

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:52 WIB

Satma Ampi Madina Soroti Sikap DPRD Madina dalam Menyikapi Dugaan Pungli Pendamping Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:51 WIB

Warga Dairi Demo Izin Lingkungan Siluman PT DPM

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:43 WIB

Tanggul Jebol di Palas Mulai Diperbaiki Dinas SDA Sumut

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:42 WIB

Dinas Pertanian Beri Penjelasan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Usaha Tani Rp11 Miliar di Simalungun

Berita Terbaru