APBD Sergai 2026 Diubah, Pendapatan Naik Rp286 Miliar untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEI RAMPAH, SSOL.ID – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Total pendapatan daerah naik sekitar Rp286 miliar menjadi Rp1,82 triliun.

Rancangan perubahan APBD itu disampaikan Bupati Sergai H. Darma Wijaya dalam rapat paripurna DPRD Sergai di Sei Rampah, Rabu 26 Agustus 2026.

“Perubahan APBD disusun untuk menyesuaikan dinamika pelaksanaan anggaran, perubahan asumsi pendapatan dan belanja, serta kebutuhan pembangunan daerah,” kata Darma Wijaya yang akrab disapa Bang Wiwik.

*Pendapatan Naik karena Transfer Pusat*
Berdasarkan rancangan, pendapatan daerah naik dari Rp1,54 triliun menjadi *Rp1,82 triliun*. Kenaikan terbesar berasal dari pendapatan transfer yang bertambah Rp281 miliar menjadi Rp1,56 triliun.

Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik tipis Rp4,9 miliar menjadi Rp262,9 miliar.
Bupati menyebut kenaikan itu terkait penyesuaian DAU, DBH, dan transfer ke daerah dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  BPN Tanjungbalai Audensi ke Walikota Bahas Pengamanan Aset Pemerintah Kota

Belanja Modal Naik 4 Kali Lipat
Di sisi belanja, Pemkab Sergai mengusulkan kenaikan dari Rp1,50 triliun menjadi *Rp1,84 triliun* atau bertambah Rp332 miliar.

Kenaikan signifikan terjadi pada belanja modal. Dari semula Rp60,3 miliar menjadi *Rp256,8 miliar*. Artinya naik Rp196,4 miliar.
Belanja operasi juga naik Rp82,9 miliar menjadi Rp1,25 triliun. Sementara belanja tidak terduga naik dari Rp4 miliar menjadi Rp5,7 miliar.

“Belanja daerah harus berdampak langsung pada pelayanan publik dan jadi stimulus ekonomi. Kami arahkan ke pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, dan pariwisata,” ujar Bupati.

Baca Juga :  SPBU Sei Jenggu Tolak Ambulan Bawa Pasien Darurat

Anggaran Banjir dan Pertumbuhan Ekonomi 5,78%
Peningkatan belanja tidak terduga juga dikaitkan dengan penanganan bencana. Pemkab telah menetapkan status tanggap darurat banjir di sejumlah kecamatan.

Bupati juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Sergai pada triwulan I 2026 yang mencapai *5,78 persen*. Untuk mendorongnya, pemkab menjalankan program Petani Muda Milenial, Gerakan Sawah Mandiri, penguatan UMKM, hingga digitalisasi pemasaran.

Dengan SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp46,1 miliar, pemkab mengalokasikan pembayaran cicilan utang Rp33,7 miliar.

Bupati berharap pembahasan bersama DPRD berjalan konstruktif agar anggaran benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Setiap alokasi harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan Sergai yang maju dan berkelanjutan,” katanya.

 

Penulis : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana
Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN
GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village
Warga Tualang Perbaungan Sergai Keluhkan BPNT 2026 Diduga Tidak Tepat Sasaran, Lurah Berikan Penjelasan
TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa
1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah
Bupati Madina Diminta Tindak Rangkap Jabatan PPPK dan Anggota BPD di Lubuk Apundung I
Walikota Mahyaruddin Salim Letakkan Batu Pertama Rehab Gedung RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:05 WIB

Wapres Gibran Kunker ke Tapteng, Sibolga dan Tapsel Tinjau Lokasi Pasca Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 05:52 WIB

Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN

Kamis, 3 September 2026 - 16:44 WIB

GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

Kamis, 3 September 2026 - 12:19 WIB

TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa

Kamis, 3 September 2026 - 12:17 WIB

1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah

Berita Terbaru