Pindah Kuliah Dikutip Rp2 Juta, Mahasiswa Demo Kampus UDA

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Puluhan mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus, Jalan Dr TD Pardede Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru, Rabu (26/8).

Aksi tersebut dipicu pencabutan akreditasi UDA oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 7 Juli 2026. Kondisi itu membuat UDA berstatus Tidak Memenuhi Syarat Peringkat (TMSP) akreditasi.

Di bawah terik matahari, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari kepastian status akademik, proses wisuda yang tertunda hingga persoalan biaya pindah ke perguruan tinggi lain.

Koordinator aksi, Daniel Sinaga, dalam orasinya di depan gedung Sekretariat Biro Rektor, meminta pihak rektorat dan yayasan memberikan kejelasan terkait keberlanjutan pendidikan mahasiswa.

“Kepada bapak Rektor dan Ketua Yayasan, aksi kami ini untuk meminta kepastian kelanjutan kuliah, proses wisuda yang tertunda, serta pencabutan hambatan administratif akibat dualisme Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA),” katanya.

Baca Juga :  Biro Travel Tiara Muda Mandiri Tour & Travel Gelar Manasik Umroh di Asrama Haji Medan

Daniel juga menegaskan, mahasiswa menolak adanya pungutan biaya pindah ke perguruan tinggi lain sebesar Rp2 juta.

“Kami bukan sapi perah, jangan ada pungutan uang Rp2 juta yang dibebankan kepada mahasiswa saat mengurus surat rekomendasi atau izin pindah ke perguruan tinggi lain,” tegasnya.

Selain itu, mahasiswa meminta pengembalian uang kuliah yang telah disetorkan kepada pihak yayasan yang berkonflik apabila hak akademik mereka tidak diproses.

“Kami orang miskin. Jangan persulit mahasiswa dengan urusan administrasi perpindahan kampus,” tegasnya.

Kekecewaan mahasiswa semakin memuncak karena tidak ada pihak yayasan yang menemui mereka. Massa menilai konflik dualisme yayasan justru berdampak kepada mahasiswa.

“Jangan kami mahasiswa yang dibodoh-bodohi. Ini kami yang terlalu pintar atau pihak yayasan yang bodoh yang coba mengangkangi hak-hak mahasiswa,” ujar orator lainnya.

Baca Juga :  Bertemu Rico Waas, Delegasi Kota Nantong Tawarkan Kerjasama di Bidang Pendidikan Vokasi

Sebagai bentuk protes, mahasiswa kemudian membakar ban bekas di badan jalan. Aksi tersebut membuat akses lalu lintas di sekitar lokasi sempat ditutup pihak kepolisian.

“Jangan diam saja di dalam. Keluarlah pak Suwardi, temui kami para mahasiswa di sini,” seru massa aksi.

Namun hingga aksi berakhir, tidak terlihat perwakilan Yayasan UDA keluar dari gedung rektorat untuk menemui mahasiswa.

Mahasiswa menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar demonstrasi, melainkan bentuk perjuangan untuk mendapatkan kepastian hak pendidikan dan kemudahan dalam proses perpindahan kampus.

Pantauan di lokasi, selain membakar ban bekas, mahasiswa juga membentangkan sejumlah poster bertuliskan ‘Mahasiswa Jadi Korban Dualisme Yayasan’, ‘Kampus Pemeras’, ‘Kampus Mempersulit Mahasiswa’ dan ‘Pak Najib Tolong Kami Pak’.  (*)

Penulis : YULI

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMI Madina Lantik Dewi Wahyuni Hasibuan Sebagai Ketua Umum KOHATI Periode 2026- 2027
Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina
Bapenda Medan Dorong Digitalisasi Pajak Restoran, Fountain Daftar QRESTO
Zakiyuddin Harahap Buka Padel Cup 2026,Ajak Pemuda Pancasila Perkuat Kegiatan Positif
Rico Waas Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah
Aduan Pasien BPJS Ditolak, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin
Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot 
Perumda Tirtanadi Raih Predikat INFORMATIF di Ajang KI Sumut Award 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:01 WIB

HMI Madina Lantik Dewi Wahyuni Hasibuan Sebagai Ketua Umum KOHATI Periode 2026- 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Bapenda Medan Dorong Digitalisasi Pajak Restoran, Fountain Daftar QRESTO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Zakiyuddin Harahap Buka Padel Cup 2026,Ajak Pemuda Pancasila Perkuat Kegiatan Positif

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Rico Waas Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah

Berita Terbaru

Daerah

Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:55 WIB