Gubsu Sebut Anggaran Bantuan Korban Puting Beliung Medan Johor Bukan Dari BTT

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– Kian gencarnya pemberitaan tentang polemik bantuan Pemprov Sumut untuk memperbaiki semua rumah rusak akibat cuaca ekstrim di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan akhirnya dijawab oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution yang menjelaskan sumber anggaran untuk perbaikan rumah itu.

Bobby membantah jika anggaran bersumber dari bantuan tidak terduga (BTT). Bobby mengatakan jika dana bersumber dari Posko Bencana Pemprov Sumut.

“Kita hari ini masih ada Posko Bencana dan Posko Bencana itu boleh diperuntukkan untuk kebencanaan. Nah, ini sebenarnya kami sampaikan dari kemarin, dari Posko Bencana ataupun dari APBD kami, itu hari ini ada untuk pembangunan rumah,” kata Bobby Nasution di DPRD Sumut, Rabu (26/8/2026).

Pemkab/Pemkot yang terdampak bencana akhir tahun lalu disebut belum merampungkan lahan untuk pembangunan rumah. Sehingga Pemprov Sumut belum bisa menyalurkan anggaran untuk pembangunan rumah bagi korban.

Baca Juga :  Gubsu Cek Kesiapan Stadion Teladan di Piala AFF U-

“Cuman daerah kabupaten/kota yang kita tuju sampai dengan hari ini PR-nya belum terselesaikan, contoh lahan. Lahan itu kan sudah sama ya, dari pemerintah pusat juga PR-nya sama. Kalau mau dibangunkan rumah, lahannya ayolah… Ini masyarakat kabupaten dan kota, lahannya selesaikan kita bangun, sampai dengan hari ini uangnya masih numpuk, kenapa? Karena enggak bisa kami bangun, lahannya dijanjikan nanti,” ucapnya.

Bobby menjelaskan jika baru Pemkot Padangsidimpuan yang sudah melakukan pembebasan lahan seluas 5 hektare. Sementara daerah lain belum ada.

“Baru satu kota, nah, yang bagus saya sebutkan, Padangsidimpuan, Padangsidimpuan sudah menyiapkan lahannya 5 hektar dan rumahnya, uangnya ada, tinggal kita bangun,” jelasnya.

Sehingga Bobby bingung kenapa soal bantuan bagi korban angin kencang di Medan Johor diributkan. Bobby meminta agar bantuan ke masyarakat tidak dipersulit.

Baca Juga :  Pemko Medan Koordinasi dengan Kemenhub soal Biaya Operasional BRT Mebidang

“Kan sama metodenya. Kok ribut amat sih mau bangun? Kalau Medan mau bangun, silahkan! Kalau memang ada uangnya, take over saja, enggak apa-apa. Kami bangun, nanti kalau memang katanya melampaui kewenangan, ya ganti saja uang provinsi, ribet amat ini pemerintah, kita ini mau dukung masyarakat. Jangan dibuat ribet,” ucapnya.

Bobby menuturkan jika bantuan itu dinilai melampaui kewenangan Pemprov Sumut, Bobby mempersilahkan Pemkot Medan take over. Bobby meminta agar masyarakat lebih didahulukan sehingga jangan heboh-heboh.

“Kalau memang rasanya kami melampaui kewenangan, ya sudah. Nanti bagian persoalan yang ada di satu daerah kami enggak mau tahu, kan enggak mungkin, itu masih wilayah Sumatera Utara, kalau memang merasa punya kemampuan yang sudah kami lakukan, ya kembalikan saja uangnya, kan gitu, yang penting masyarakat dululah, jangan heboh-heboh,” tuturnya. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah
Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah
Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan
Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M
Anggota DPRD Sumut, Santuni Siswa Korban Keracunan MBG, Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG
Warga Tiga Desa Di Padang Lawas Laporkan Pengusaha Robert Wijaya PHI ke Polres Padang Lawas
Plank PBG Pembangunan Groundbreaking Block Petisah Medan Tak Nampak Publik
DPRD Langkat Gelar RDP Bersama PERMADA Panggil Manager PLN ULP Tanjung Pura
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:52 WIB

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Anggota DPRD Sumut, Santuni Siswa Korban Keracunan MBG, Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Berita Terbaru

Daerah

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:54 WIB