Diduga PETI Simpang Tolang Di-backup Oknum Berseragam PM

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SSOL.ID – Dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Simpang Tolang Julu, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, kembali disorot. Dokumentasi lapangan memperlihatkan sejumlah bangunan darurat beratapkan terpal biru di kawasan berhutan yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang.

Sekretaris Generasi Muda (GM) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Mandailing Natal, Alfin Sahani, mendesak Satgas PETI bentukan Forkopimda turun langsung ke lokasi. Ia menilai penertiban tidak boleh berhenti pada rapat, razia sesaat, atau sekadar menutup lubang tambang.

“Satgas PETI jangan cuma ada namanya. Kalau sudah dibentuk, turun. Cek lokasinya, periksa izinnya. Kalau ilegal, tindak,” kata Alfin, Rabu (26/8).

Baca Juga :  Satgas Anti Narkoba Sumut dan Mathla'ul Anwar Kota Medan Gelar Dialog Anti Narkoba

Menurut dia, operasi yang hanya menyasar pekerja di lapangan tidak akan menyelesaikan persoalan. PETI, kata dia, memiliki mata rantai yang lebih panjang, mulai dari pemodal, pemilik alat, pemasok BBM dan logistik, pengangkut hingga penampung hasil tambang.

“Kalau mau berantas, jangan cuma kejar orang yang berdiri di lubang. Cari siapa yang modalin, siapa yang pasok dan siapa yang nampung. Putus dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

Sorotan dari Simpang Tolang

Alfin meminta kondisi di Simpang Tolang Julu diverifikasi secara terbuka. Menurut dia, keberadaan bangunan dan sarana pendukung tambang di kawasan berhutan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

Baca Juga :  Kejari Medan Tahan Kadishub Medan, Erwin Saleh, terkait kasus dugaan korupsi MFF tahun 2024

Dugaan Oknum Berseragam Polisi Militer (PM) 

Alfin meminta aparat menindaklanjuti informasi mengenai dugaan keterlibatan Batu oknum berseragam PM yang disebut-sebut membekingi aktivitas PETI di Simpang Tolang.

Menurutnya, informasi itu jangan dibiarkan menjadi rumor tanpa kepastian.

“Kalau ada laporan, periksa. Kalau terbukti, proses. Kalau tidak terbukti, sampaikan juga kepada publik. Jangan masyarakat dibiarkan bertanya-tanya,” ujarnya.

Bagi Alfin, penegakan hukum tidak boleh berhenti karena atribut, jabatan ataupun latar belakang seseorang.

“Siapa pun yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab. Hukum jangan tajam ke bawah, tumpul ke atas,” katanya.

Penulis : HNS

Editor : Yuli

Penulis : HNS

Editor : YULI

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Gelar Modifikasi Cuaca Untuk Atasi Kabut Asap
Polisi Sita Uang Rp46,4 Juta dalam Operasi Narkoba di Sergai
Gerebek Bandar Narkoba di Bandar Baru, Polisi Berhasil Amankan Bandar Narkoba, Airsoft Gun dan Sangkur
Dorong Program Green Policing, Kapolda Sumut Tanam Pohon di Lingkungan Poldasu
Lom Lom Suwondo Ajak Siswa Sekolah Rakyat Berani Bermimpi
Petugas ‘Nakal’, Pajak Tak Sesuai? Lapor Lewat Medan Smart Tax!
Kapolda Sumut Sambangi Kodaeral I Belawan, Kolaborasi Jaga Kondusifitas Wilayah
PW GHARIS Sumut Desak Kejatisu Audit Bupati Deli Serdang Terkait Pergeseran Anggaran Senilai Rp 503 Miliar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pemprov Sumut Gelar Modifikasi Cuaca Untuk Atasi Kabut Asap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Polisi Sita Uang Rp46,4 Juta dalam Operasi Narkoba di Sergai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Gerebek Bandar Narkoba di Bandar Baru, Polisi Berhasil Amankan Bandar Narkoba, Airsoft Gun dan Sangkur

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Dorong Program Green Policing, Kapolda Sumut Tanam Pohon di Lingkungan Poldasu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Petugas ‘Nakal’, Pajak Tak Sesuai? Lapor Lewat Medan Smart Tax!

Berita Terbaru

Kriminal

BBNP Sumut Gerebek Kawasan Pabrik Arang Belawan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:03 WIB