Didit Prabowo dan Titiek Soeharto Kunjungi Kam Pengungsian Banjir Aceh

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hedirasetyo pada Sabtu, 29 November 2025 mengunjungi area pengungsi banjir di Kabupaten Pidie, Aceh. Kehadiran mereka diharapkan dapat mendorong untuk mempercepat pemulihan di masa sulit. Ibu Didit, Titiek Soeharto terlihat turut serta dalam kunjungan tersebut.

Sjafrie mengatakan warga Aceh yang tengah mengungsi dalam kondisi memprihatinkan. Warga Aceh terlihat bersama-sama berada di sebuah tenda milik TNI.

“Ini memerlukan bantuan cepat pada hari ini sampai seterusnya,” ujar Sjafrie di Aceh.

“Saya kirim makanan, pakaian, obat. Untuk anak-anak, saya kirim vitamin. Jadi, ibu-ibu, mohon bersabar,” katanya.

Kemudian, para ibu itu juga meminta kepada Sjafrie agar disediakan air bersih. Ia pun langsung menyanggupi untuk menyediakan air bersih untuk mandi dan minum.

Baca Juga :  Kemenimipas Siap Mendukung Diterapkannya Pidana Alternati

Sementara, Titiek Soeharto menyampaikan ke warga Aceh bahwa bantuan yang diminta akan disediakan oleh Sjafrie pada hari Minggu. Ia pun turut meminta agar warga bersabar dan tegar dalam menghadapi cobaan banjir hebat ini.

“Yang sabar, ini cobaan dari Gusti Allah. Mudah-mudahan ke depan, anaknya bisa lebih sejahtera. Amien,” kata Titiek yang didampingi Didit di sampingnya.

Lebih lanjut usai mendengar aspirasi dan kebutuhan pengungsi, Sjafrie meminta kepada TNI agar segera mendistribusikan bantuan. Menurut keterangan dari Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, bantuan akan lebih cepat bila didistribusikan lewat udara atau airdrop.

“Jadi, Panglima TNI akan men-drop (bantuan) dari udara dan akan dikirim oleh prajurit-prajurit TNI. Kemudian dibawa dan langsung dibagikan kepada para pengungsi. Sehingga, pengungsi tidak perlu keluar dan berebut (bantuan),” kata Sjafrie.

Baca Juga :  Menko Polkam Lantik Janmat Sembiring Putra Batu Bara Jadi Staf Khusus

Sementara, tahap kedua dari penanganan bencana banjir yakni rehabilitasi dan rekonstruksi. Tetapi, pihaknya baru akan fokus ke tahap kedua usai menyelesaikan persoalan mendasar bagi pengungsi yaitu menyelamatkan jiwa para pengungsi.

Dalam pandangan mantan Pangdam Jaya itu, distribusi lewat udara lebih efektif agar bantuan bisa diterima oleh warga di Aceh yang masih berada di titik yang terisolir. “Ini adalah instruksi dari Bapak Presiden untuk mengambil tindakan cepat,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan tidak lagi dibutuhkan rapat lantaran pendistribusian bantuan butuh kecepatan aksi.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Defisit APBN Bayangi Target 3 Persen, Menkeu Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis
Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace
Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Profesionalisme dan Kesehatan Ibu Anak di Indonesia
Putusan MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, Wajib Lewat Dewan Pers
Menkeu Purbaya Sebut Dana Pemulihan Bencana Sumatera Masih Nganggur Rp1,51 Triliun
Kejagung Mutasi 68 Pejabat, 43 Kepala Kejari Diganti Jelang Akhir 2025, Ini Daftarnya
Alasan Bahlil Copot Ijek
Sempat Terisolasi, Sistem Listrik Aceh Kembali Terhubung Jaringan Sumatera
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Defisit APBN Bayangi Target 3 Persen, Menkeu Buka Opsi Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:50 WIB

Anies Baswedan Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:44 WIB

Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Profesionalisme dan Kesehatan Ibu Anak di Indonesia

Senin, 19 Januari 2026 - 19:48 WIB

Putusan MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, Wajib Lewat Dewan Pers

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:18 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Dana Pemulihan Bencana Sumatera Masih Nganggur Rp1,51 Triliun

Berita Terbaru