MEDAN, SSOL.ID – Seorang wanita berinisial AAFL (26) yang dikenal bekerja sebagai disc jockey (DJ) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan.
Ia diamankan karena diduga hendak mengedarkan vape yang disebut mengandung narkotika jenis pod getar.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (22/8/2026) malam di sebuah rumah kos di Jalan Bakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia.
Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran pod getar di kawasan tersebut.
Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan AAFL.
“Tersangka ini cukup terkenal sebagai DJ. Ia kerap tampil di sejumlah THM seperti CDI, The Red, Lions, dan Galaxy. Dari tangannya kami amankan vape narkoba bermerek Batman,” ujar Rafli, Kamis (27/8/2026).
Dari pemeriksaan awal, AAFL disebut mengaku baru pertama kali menjual barang terlarang tersebut.
Ia mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial AL dengan harga Rp1,85 juta. Barang itu kemudian rencananya dijual kembali dengan harga Rp2,1 juta.
Dengan demikian, tersangka disebut akan memperoleh keuntungan sekitar Rp250 ribu dari setiap barang yang berhasil dijual.
“Tersangka ini kita amankan saat mau transaksi. Namun, sebelum bertemu dengan pembeli, keburu kita amankan. Ia mengaku mendapat keuntungan Rp250 ribu per pcs,” kata Rafli.
Tak hanya diduga sebagai pengedar, AAFL juga disebut mengaku sebagai pengguna aktif. Berdasarkan keterangan sementara kepada penyidik, perempuan tersebut mengaku telah menggunakan pod getar selama sekitar tujuh bulan terakhir.
Polrestabes Medan masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap asal-usul barang serta jaringan yang memasok narkotika tersebut.
Polisi kini memburu AL, pihak yang disebut memasok barang kepada AAFL.
“Kami masih kembangkan kasus ini. Kami akan memburu AL dan jaringannya,” ujar Rafli.
Ia juga mengingatkan para figur publik, termasuk DJ, agar tidak terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
“Kami berpesan kepada seluruh publik figur atau DJ lain, panggung boleh saja gemerlap, tapi hukum tetap akan berdiri tegak,” tegasnya.
Penulis : Rahmat









