KSPSI AGN Sumut Mediasi Sengketa Restoran O  Flahertys & Ahli Waris, Berakhir Damai

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Di tengah masih maraknya persoalan hubungan industrial yang berujung konflik berkepanjangan, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) AGN Sumatera Utara kembali menunjukkan perannya sebagai jembatan penyelesaian sengketa ketenagakerjaan. Kali ini, KSPSI AGN Sumut berhasil memediasi perselisihan tenaga kerja yang melibatkan pihak Restoran O Flahertys dengan ahli waris almarhumah Ibu Wiwik hingga berakhir dengan kesepakatan damai.

Perselisihan yang sempat menyita perhatian tersebut akhirnya menemui titik terang setelah kedua belah pihak dipertemukan dalam proses mediasi yang berlangsung secara intensif dan mengedepankan musyawarah. Dalam penyelesaian itu, pihak Restoran O Flahertys akhirnya menyatakan kesediaannya untuk memenuhi hak-hak yang menjadi kewajiban terhadap pekerja sebagaimana hasil kesepakatan bersama.

Sementara itu, pihak ahli waris almarhumah Ibu Wiwik juga menerima hasil mediasi tersebut dengan semangat penyelesaian secara damai demi mengakhiri persoalan tanpa harus berlarut-larut ke tahapan sengketa hukum yang lebih panjang.

Keberhasilan mediasi ini dinilai menjadi bukti bahwa penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tidak selalu harus berujung pada konflik terbuka maupun proses hukum yang berkepanjangan. Dengan adanya ruang dialog yang terbuka dan niat baik dari kedua pihak, persoalan yang berpotensi memanas justru dapat diselesaikan melalui jalur komunikasi yang sehat.

Baca Juga :  Laporan Masyarakat kepada Ombudsman Sumut Meningkat 118,6 Persen

Ketua KSPSI AGN Sumatera Utara, T.M. Yusuf, yang turut hadir dan mengawal langsung proses mediasi tersebut, mengapresiasi langkah kedua belah pihak yang dinilai mengedepankan penyelesaian secara bijaksana.

Menurutnya, keputusan untuk duduk bersama dan mencari jalan tengah merupakan bentuk kedewasaan dalam menyelesaikan persoalan hubungan industrial, terlebih ketika menyangkut hak-hak pekerja yang wajib dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kedua belah pihak yang telah membuka ruang komunikasi dan akhirnya menemukan kata sepakat. Ini adalah langkah yang baik, karena penyelesaian hubungan industrial seharusnya mengutamakan musyawarah, keadilan, dan kepastian hak bagi pekerja,” ujar T.M. Yusuf.

Ia menegaskan, KSPSI AGN Sumut akan terus berdiri di garda terdepan dalam memberikan pendampingan kepada buruh dan pekerja yang menghadapi persoalan ketenagakerjaan di berbagai sektor usaha di Sumatera Utara. Menurutnya, masih banyak pekerja yang belum memahami hak-haknya, sehingga kehadiran serikat pekerja menjadi penting untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan.

T.M. Yusuf menambahkan bahwa KSPSI AGN Sumut tidak hanya hadir saat konflik membesar, tetapi juga berupaya menjadi mediator agar persoalan dapat diselesaikan sejak dini sebelum berkembang menjadi perselisihan yang lebih kompleks.

Baca Juga :  Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut

“Kami siap membersamai buruh-buruh dan pekerja di Sumatera Utara. Ketika ada persoalan, jangan takut untuk mencari pendampingan. Serikat pekerja hadir bukan untuk memperkeruh suasana, tetapi menjadi bagian dari solusi agar hak pekerja terpenuhi dan hubungan industrial tetap berjalan sehat,” tegasnya.

Ia juga berharap perusahaan-perusahaan di Sumatera Utara semakin terbuka dalam membangun komunikasi dengan pekerja serta tidak mengabaikan hak-hak normatif tenaga kerja. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara perusahaan dan pekerja merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dunia usaha.

Penyelesaian damai antara pihak Restoran O Flahertys dan ahli waris almarhumah Ibu Wiwik ini menjadi contoh bahwa persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui jalur mediasi yang konstruktif. Dengan mengedepankan dialog, transparansi, dan rasa saling menghormati, konflik yang berpotensi menimbulkan polemik berkepanjangan dapat diakhiri secara baik tanpa meninggalkan persoalan baru.

KSPSI AGN Sumut pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra perjuangan buruh dan pekerja, sekaligus menjadi penghubung dalam menciptakan hubungan industrial yang adil, harmonis, dan berkeadilan di Sumatera Utara.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Di Hentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Datangi Kantor Gubsu, Buruh Minta UMP Sumut 2027 Naik hingga 10 Persen
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo
Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Di Hentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB