LANGKAT, SUARASUMUTONLINE.ID – Jagat maya di Kabupaten Langkat mendadak riuh setelah seorang Staf Khusus Bupati Langkat, Surkani, mengeluarkan pernyataan kontroversial.
Dalam video viral yang dipublish media Langkatoday.com, ia tampak menyalahkan warga terkait masifnya keluhan mengenai kerusakan jalan di Kampung Nangka, Kecamatan Secanggang.
Pernyataan yang dinilai tidak simpatik ini disampaikan Soerkanie saat berjalan bersama rekannya, Zul, di depan Kantor Bupati Langkat, Rabu (15/4/2026).
Dalam tayangan yang dipantau awak media, Surkani meminta masyarakat Kampung Nangka untuk tidak merasa menjadi satu-satunya wilayah yang dianaktirikan. Ia menyebut banyak titik lain di Negeri Bertuah yang kondisi infrastrukturnya jauh lebih memprihatinkan.
“Pikirnya Kampung Nangka saja yang dipikirkan. Bukan itu saja yang diurus, masih banyak daerah lain yang jalannya berdebu,” ujar Surkani dengan nada tinggi.
Pernyataan itu diamini oleh rekannya, Zul, yang menyebut kondisi di Kuala Gebang bahkan lebih parah karena jalanan tergenang air, bukan sekadar berdebu.
“Rumah Pak Zul kena banjir saja tidak ribut,” timpalnya lagi.
Tak berhenti di situ, Ia juga menyinggung persoalan efisiensi anggaran di tingkat pusat sebagai alasan sulitnya perbaikan infrastruktur di daerah.
Ia secara spesifik menyebut pengalihan anggaran untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai faktor pengurang dana daerah.
“Banyak baca soal anggaran, berapa yang dikurangi dan dialihkan untuk MBG. Kalau mau menuntut, tuntut juga ke atas,” cetusnya. Ia pun menyayangkan sikap warga yang dinilai hanya bisa menyalahkan Bupati Langkat tanpa memahami konstelasi anggaran negara.
Hingga berita ini diterbitkan, Surkani yang kerap disebut-sebut sebagai orang dekat Bupati Langkat, Syah Afandin, belum memberikan pernyataan klarifikasi lebih lanjut.
Pernyataan ini kontras dengan harapan masyarakat yang menginginkan komunikasi publik yang lebih menyejukkan dan solutif dari lingkaran kekuasaan, terutama di tengah penderitaan warga akibat jalan rusak yang menghambat roda ekonomi di Kecamatan Secanggang.
Penulis : Rhm









