Warga Gang Palem Medan Polonia Banjir 2 Bulan, Diduga Gara-gara Tembok 2 Meter Dibangun Tanpa Izin

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID- Warga Jalan Antariksa, Gang Palem Lingkungan 9, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia resah. Sudah 2 bulan terakhir wilayah mereka dilanda banjir. Air masuk rumah, warga sakit-sakitan, bahkan ada yang kena DBD.

Diduga penyebabnya satu: tembok setinggi ±2 meter milik warga bernama Idah yang dibangun tanpa izin.

Keberadaan tembok itu sudah dimediasi di Kantor Lurah Sari Rejo pada 6 Juli 2026 lalu.

Gang Yang 88 Tahun Bebas Banjir, Kini Tergenang

Warga mengaku sejak tahun 1938 wilayah Gang Palem tidak pernah banjir berhari-hari. Tapi setelah tembok itu berdiri, air hujan tak bisa mengalir dan menggenang terus.

“Banjirnya masuk sampai ke ruang tidur. Air kotor jadi sarang kuman dan nyamuk. Ada lintah masuk rumah. Warga banyak yang gatal-gatal, demam, bahkan ada DBD. Sumur juga tercemar,” kata Rakes (46), warga setempat, Minggu (12/7/2026).

Baca Juga :  Pemkot Medan Anggarkan Rp 2,4 M untuk Beli Mobil Dinas Walkot-Wawalkot

Dampak lain, dinding dan pondasi rumah jadi lembap dan hampir rusak. Beberapa penyewa rumah bahkan memilih pindah karena tak tahan.

Dibangun Tanpa Sepengetahuan Kepling dan Lurah

Dalam mediasi terungkap tembok itu dibangun tanpa sepengetahuan Kepala Lingkungan dan Kelurahan. Diduga juga tidak mengantongi PBG – Persetujuan Bangunan Gedung.

Kepala Lingkungan 9, Bapak Mono, dan petugas Trantib Kelurahan sudah turun ke lokasi. Warga juga sudah lapor ke Kantor Lurah pada 3 Juli 2026.

Trantib mengaku sudah kirim surat ke Kecamatan untuk buat drainase baru. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Warga cuma diminta sabar.

Pemilik Tembok: Silakan Timbun Tanah Rp50 Juta

Di hadapan mediasi, Ibu Idah mengakui tembok itu dibangun di atas tanah miliknya. Ia mengaku habis Rp50 juta untuk menimbun tanah.

Solusinya? Idah menyarankan warga ikut menimbun tanah setinggi 1,5 meter. Ia juga bilang sudah buat parit kecil dan menuding saluran besar tertutup bangunan milik “Dokter Fram”.

Baca Juga :  Gerindra Sumut Berikan Bantuan Untuk Masyarakat Kota Medan Terdampak Banjir

Saran itu ditolak warga.
“Buat makan sehari-hari aja susah, mana sanggup timbun tanah puluhan juta. Nimbun juga cuma mindahin banjir ke tempat lain,” ujar warga.

5 Tuntutan Warga
1. Cek izin tembok dan ukur garis sempadan. Apakah menutup drainase umum?
2. Bongkar/sesuaikan tembok agar air kembali lancar seperti dulu
3. Cek kesehatan lingkungan dan beri bantuan medis untuk warga sakit
4. Jangan bebankan biaya ke warga karena ini kesalahan pembangunan
5. Selesaikan tuntas. Jika tidak, warga akan lapor ke instansi lebih tinggi

“Jangan hukum tajam ke bawah. Tembok orang kaya dibiarkan, giliran gubuk warga kecil langsung disuruh bongkar,” ucap salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan dan Kecamatan belum memberikan solusi konkret.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Darmawan Yusuf: Tidak Ada yang Kebal Hukum!
Dugaan Makelar Proyek di Perkim Medan, Pendawa Minta Wali Kota Copot Oknum Bermain PL!
Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien
Safari Ashar Rico Waas di Silalas, Warga Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Darmawan Yusuf: Tidak Ada yang Kebal Hukum!

Kamis, 5 November 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Makelar Proyek di Perkim Medan, Pendawa Minta Wali Kota Copot Oknum Bermain PL!

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Kamis, 5 November 2026 - 00:13 WIB

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan

Kamis, 5 November 2026 - 00:10 WIB

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Deli Serdang Dukung Pelestarian Budaya Karo

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:11 WIB