PD 14 Sumut: Kepala Daerah Perlu Kawal Payroll ASN, Jangan Sampai BPD Kehilangan Sumber Dana Strategis

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID — Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (PD 14 Sumut), Muhri Fauzi Hafiz, meminta para kepala daerah, baik gubernur, bupati maupun wali kota, bersama asosiasi pemerintah daerah masing-masing, ikut mengawal kebijakan pengelolaan payroll Aparatur Sipil Negara (ASN), agar tetap memperhatikan keberlangsungan dan penguatan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

 

Pernyataan tersebut disampaikan, menyusul munculnya polemik mengenai isu pemindahan payroll ASN daerah dari BPD ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

 

Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah pusat tidak memiliki kebijakan maupun rencana untuk memindahkan pembayaran gaji ASN daerah dari BPD ke Himbara. OJK juga menyatakan belum ada rencana maupun instruksi pemerintah, terkait pengalihan payroll tersebut.


“Karena pemerintah sudah memberikan klarifikasi bahwa belum ada kebijakan pengalihan payroll ASN ke Himbara, maka, yang perlu dilakukan kepala daerah bukan menunggu sampai kebijakan itu muncul, tetapi memastikan kepentingan BPD sebagai bank milik daerah tetap menjadi perhatian dalam setiap kebijakan nasional,” ujar Muhri Fauzi Hafiz, Jum’at 11/9/2026.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi dan Wawancara Dari Indikator Politik Indonesia

Menurutnya, payroll ASN bukan sekadar persoalan teknis pembayaran gaji. Rekening payroll juga berkaitan dengan penghimpunan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA), penyaluran kredit, serta aktivitas ekonomi daerah.

Muhri menilai, apabila suatu saat terjadi sentralisasi payroll ASN daerah ke Himbara tanpa kajian menyeluruh, dampaknya tidak hanya dirasakan BPD, tetapi juga dapat memengaruhi ekosistem pembiayaan daerah.

“BPD memiliki fungsi strategis karena keuntungan dan aktivitas bisnisnya kembali ke daerah, melalui kontribusi ekonomi, pembiayaan sektor produktif, serta dividen bagi pemerintah daerah. Karena itu, jangan sampai kebijakan yang bertujuan memperkuat sistem perbankan nasional justru secara tidak sengaja melemahkan fondasi perbankan daerah,” katanya.

Baca Juga :  UKW PWI Sumut Digelar 24 hingga 26 November

Muhri juga mengingatkan bahwa payroll ASN berkaitan dengan kredit pegawai yang selama ini menggunakan mekanisme pemotongan gaji. Jika rekening payroll berpindah, menurutnya, perlu dipastikan terlebih dahulu bagaimana keberlanjutan mekanisme pembayaran kredit dan mitigasi risiko kredit BPD. Kekhawatiran serupa sebelumnya disampaikan dalam pembahasan di DPR RI.

Karena itu, PD 14 Sumut mendorong kepala daerah melalui asosiasi seperti APPSI, APEKSI, APKASI dan ADKASI untuk membangun komunikasi resmi dengan Menteri Dalam Negeri.

“Kami berharap Menteri Dalam Negeri dapat menjadi jembatan kepentingan pemerintah daerah untuk menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa penguatan Himbara dan penguatan BPD tidak harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan bersama dengan tetap memberikan ruang yang sehat bagi bank milik daerah,” tegas Muhri. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah
Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah
Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan
Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M
Anggota DPRD Sumut, Santuni Siswa Korban Keracunan MBG, Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG
Warga Tiga Desa Di Padang Lawas Laporkan Pengusaha Robert Wijaya PHI ke Polres Padang Lawas
Plank PBG Pembangunan Groundbreaking Block Petisah Medan Tak Nampak Publik
DPRD Langkat Gelar RDP Bersama PERMADA Panggil Manager PLN ULP Tanjung Pura
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:52 WIB

PAC Pemuda Pancasila Pagar Merbau Tetap Bersinergi Dukung Program Pemerintah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Harga Batu Bata Terus Naik Akibat Kelangkaan Bahan, Pengrajian Semakin Resah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Anggota DPRD Sumut, Santuni Siswa Korban Keracunan MBG, Desak Evaluasi Menyeluruh Program MBG

Berita Terbaru

Daerah

Wanita 30 Tahun Meninggal di Tempat Karaoke di Asahan

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:54 WIB