Pemprov Sumut Siapkan Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Daerah untuk SMA dan SMK

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan bahasa dan budaya daerah agar tidak tergerus zaman. Salah satunya dengan menyusun kajian kurikulum muatan lokal yang akan diintegrasikan ke dalam program Gubernur Sumut, Marsipature Hutanabe, dan direncanakan mulai diterapkan pada jenjang SMA dan SMK.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Terang Dewi Susantri Ujung, mengatakan penguatan bahasa dan sastra daerah menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang berbudaya dan memiliki identitas kuat sebagai orang Sumut.

“Bahasa ibu adalah identitas kebudayaan yang memperkaya keragaman Indonesia, khususnya Sumatera Utara yang memiliki banyak etnis dan bahasa daerah,” ujarnya, Senin (15/12).

Ia menjelaskan, program Marsipature Hutanabe yang tengah dikaji oleh Pemprov Sumut ini tidak hanya mengangkat pembangunan daerah, tetapi juga budaya lokal, termasuk bahasa dan sastra daerah.

Baca Juga :  Airin Rico Waas Ajak YP ADHA Bersinergi, Perkuat Edukasi dan Pencegahan HIV/AIDS di Medan

Program tersebut dirancang masuk sebagai kurikulum muatan lokal di SMA dan SMK, dan diharapkan dapat berkesinambungan hingga jenjang SD dan SMP.

“Sehingga anak-anak benar-benar mengenal bagaimana budaya sebenarnya, apa pesta budayanya, kulinernya, bahasanya, dan segala sesuatu yang menyangkut budaya, bahasa, dan sastra,” katanya.

Festival Tunas Bahasa Ibu yang diikuti sebanyak 11 Kabupaten/Kota di Sumut, sebutnya, menjadi pengingat pentingnya upaya revitalisasi bahasa ibu sejak dini sebagai salah satu bentuk pelestarian bahasa daerah.

Ia mencontohkan pengalaman pribadi sebagai warga Kabupaten Dairi dari suku Pakpak, di mana penggunaan bahasa ibu mulai jarang dipraktikkan oleh generasi muda. “Kalau yang saya alami, ketika bahasa ibu tidak terbiasa lagi digunakan oleh generasi muda, ini lambat laun akan hilang,” ucapnya.

Baca Juga :  Khas IV 2025 Resmi Dibuka Walikota Medan

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu kendala di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. Karena itu, ia berharap program revitalisasi bahasa daerah dapat menjangkau lebih banyak kabupaten dan kota di Sumut.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sumut mendorong kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, serta pemerintah daerah dan pusat agar pembelajaran bahasa daerah dapat berjalan berkesinambungan.

“Kami juga berharap kegiatan-kegiatan seperti Festival Tunas Bahasa Ibu, dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berbudaya, dan bangga menjadi bagian dari Sumatera Utara,” tuturnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien
Safari Ashar Rico Waas di Silalas, Warga Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir
Walikota Medan Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi
Walikota Medan Terima Audiensi Komisi Kerasulan Awam
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Kamis, 5 November 2026 - 00:13 WIB

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan

Kamis, 5 November 2026 - 00:10 WIB

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB

Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri

Rabu, 4 November 2026 - 23:57 WIB

BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien

Berita Terbaru