Mafia Tanah 87 Hektare di Asahan Dijemput Paksa Jaksa

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Drama panjang kasus dugaan mafia tanah di Kabupaten Asahan akhirnya ditindak. Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menjemput paksa Saifuddin Zuhri Marpaung alias Ucok Ibon, pria yang terbukti memalsukan surat tanah dan menyerobot lahan seluas 87 hektare milik warga.

Ucok Ibon diketahui menggunakan Surat Ganti Rugi (SGR) tahun 2014 atas nama A Majid Sitorus untuk mengklaim tanah milik korban bernama Johan di Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan. Klaim tersebut belakangan terbukti bermasalah dan menjadi pintu masuk praktik pemalsuan dokumen pertanahan yang merugikan korban dalam skala besar.

Keabsahan surat yang digunakan Ucok Ibon runtuh setelah Mahkamah Agung Republik Indonesia secara resmi menyatakan dokumen tersebut palsu. Putusan MA Nomor 1017 K/PID/2017 menegaskan status pemalsuan surat.

Tim dari Kejari Asahan akhirnya mengeksekusi Ucok Ibon pada Rabu malam (17/12/2025) kemarin berdasarkan Putusan MA RI Nomor 1742 K/Pid/2025 tertanggal 24 September 2025. Eksekusi dilakukan setelah terpidana dinilai tidak kooperatif dan mengabaikan panggilan resmi jaksa penuntut umum.

Baca Juga :  Curi Lembu, Mobil Fortuner Pelaku Ringsek Dimassa

Ucok Ibon dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang pemalsuan surat. Penjemputan paksa dilakukan di Jalan Karya, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, setelah aparat memastikan keberadaan terpidana.

“Kami mengamankan terpidana di wilayah Kisaran Timur. Sebelumnya telah dilakukan pemanggilan secara patut, namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan,” ujar Kasi Intel Kejari Asahan, Heryanto Manurung dalam keterangannya, Jumat (19/12).

Karena tidak ada itikad baik dari terpidana, jaksa eksekutor akhirnya bergerak langsung ke lapangan. Proses penangkapan dilakukan dengan pengamanan ketat dan melibatkan Tim Intelijen TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan guna memastikan eksekusi berjalan lancar.

Baca Juga :  Tewas di Pos Satpam PTPN I, Keluarga Daniel Situmeang Tuntut Keadilan: "Jangan Ada Impunitas

“Terpidana kami jemput langsung dari rumahnya untuk kemudian dieksekusi ke lembaga pemasyarakatan,” kata Heryanto.

Langkah tegas Kejari Asahan ini menuai apresiasi dari berbagai pihak. Pengamat hukum Darmawan Yusuf menilai penegakan hukum tersebut sebagai bukti keseriusan kejaksaan dalam memberantas praktik mafia tanah yang selama ini meresahkan masyarakat.

Menurut Darmawan, tindakan ini tak lepas dari atensi serius Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terhadap perkara-perkara yang sudah inkrah namun terpidananya berupaya menghindar dari hukuman.

“Kami mengapresiasi Kejari Asahan yang menjalankan perintah secara profesional. Ini bukti bahwa hukum tidak boleh kalah oleh kelicikan para mafia tanah,” ucapnya.

Ia menegaskan eksekusi ini menjadi sinyal keras bahwa negara hadir melindungi hak masyarakat atas tanahnya. Praktik manipulasi dokumen dan klaim sepihak tidak lagi bisa ditoleransi.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Pod Narkoba di Helen’s
Penipuan Modus Proyek Fiktif Raup Rp2 M, Sekdis Peternakan Labuhan Batu Ditangkap Polisi
Kejatisu Tangkap DPO Terpidana Perkara Perlindungan Anak
Dapat Perlawanan Warga, Satnarkoba Polresta Medan Ratakan Barak Narkoba
Buronan Kasus Korupsi Kredit Bank Sumut Rp2,2 M Ditangkap di Apartemen Jakarta Selatan
Anggota DPRD Medan AT Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan di Jalan Tapanuli
DPO Kasus Penembakan Security PTPN IV Kebun Sarang Giting Ditangkap Polisi
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 2.000 Vape Getar di Asahan, Kurir Ditangkap
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Pod Narkoba di Helen’s

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Penipuan Modus Proyek Fiktif Raup Rp2 M, Sekdis Peternakan Labuhan Batu Ditangkap Polisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04 WIB

Kejatisu Tangkap DPO Terpidana Perkara Perlindungan Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:49 WIB

Dapat Perlawanan Warga, Satnarkoba Polresta Medan Ratakan Barak Narkoba

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:28 WIB

Buronan Kasus Korupsi Kredit Bank Sumut Rp2,2 M Ditangkap di Apartemen Jakarta Selatan

Berita Terbaru