Imigrasi Medan Tangkap 2 WNA India Tak Miliki Izin Tinggal, Satu Dideportasi

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUTONLINE.ID – Terbukti melanggar UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Dua warga negara asing (WNA) asal India SS dan GS ditangkap oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Polonia, Medan, karena tidak memiliki izin tinggal yang sah di Indonesia.

“Mereka menyalahgunakan izin tinggal dan melakukan pelanggaran serius terhadap UU Keimigrasian,” ujar Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Teodorus Simarmata, Senin (28/7).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Ridha Sahputra, mengatakan kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat mengenai keberadaan WNA mencurigakan di Gang Bahagia, Jalan Bajak V, Kecamatan Medan Amplas. Tim Imigrasi kemudian melakukan operasi lapangan pada Sabtu (26/7) dan menemukan dua WNA tersebut.

Baca Juga :  Tewas di Pos Satpam PTPN I, Keluarga Daniel Situmeang Tuntut Keadilan: "Jangan Ada Impunitas

SS diketahui memegang Emergency Certificate India yang masa berlakunya berakhir sejak 4 April 2015 dan diduga masuk ke Indonesia tanpa melalui TPI resmi.

“Ini pelanggaran berat karena dia tidak memiliki izin tinggal sah dan ada dugaan masuk tanpa prosedur resmi,” jelas Ridha.

Sementara GS masuk ke Indonesia dengan Visa on Arrival untuk tujuan wisata yang berlaku hingga 18 Desember 2024. Namun, ia tidak meninggalkan Indonesia setelah masa izin habis dan telah overstay sejak 19 Desember 2024.

“Saat penggeledahan, kami juga menemukan dokumen penyamaran identitas, termasuk KTP dan KK dengan nama berbeda,” tambah Ridha.

Hasil pemeriksaan mendalam memutuskan bahwa GS dideportasi dan dimasukkan dalam daftar penangkalan (blacklist) agar tidak bisa kembali ke Indonesia.

Baca Juga :  Bacok Pria di Parkiran Hotel Batam, Pria 33 Tahun Ditangkap di Kos

“Sedangkan SS masih kami dalami dengan koordinasi Disdukcapil dan perwakilan Pemerintah India di Medan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Ridha.

Hingga saat ini kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Medan melaporkan telah mendeportasi 58 warga negara asing (WNA) sepanjang tahun 2025 yang terhitung sejak Januari hingga Juni.

Para WNA tersebut dideportasi karena melanggar aturan keimigrasian, seperti menyalahi izin tinggal maupun menyalahi batas waktu izin tinggal atau overstay.

WNA yang dideportasi tersebut kebanyakan merupakan pekerja di Indonesia khususnya di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Mereka terdiri dari mahasiswa hingga kalangan profesional yang tidak sesuai dengan detail kerja perusahaan.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru 3 Bulan Bebas Terduga Residivis Curi Handphone Senilai Rp1,5 Juta Kini Masuk Kehotel Prodeo Kembali
Polres Sergai Bongkar Dugaan Pupuk Oplosan Merek Naga Mas, 4 Tersangka Diamankan
Edarkan 3.010 Cartridge Vape Diduga Berisi Narkoba, Pria Asal Aceh Ditangkap
Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas
Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta
Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi
Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:14 WIB

Baru 3 Bulan Bebas Terduga Residivis Curi Handphone Senilai Rp1,5 Juta Kini Masuk Kehotel Prodeo Kembali

Kamis, 5 November 2026 - 11:01 WIB

Edarkan 3.010 Cartridge Vape Diduga Berisi Narkoba, Pria Asal Aceh Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Selasa, 3 November 2026 - 22:45 WIB

Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas

Selasa, 3 November 2026 - 15:40 WIB

Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Deli Serdang Dukung Pelestarian Budaya Karo

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:11 WIB