GM Grib Jaya Madina Desak Percepatan Sekolah Rakyat, Anak Putus Sekolah Jadi Perhatian

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SDOL.ID— Persoalan pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal tidak cukup dijawab dengan pembangunan infrastruktur semata. Masih adanya anak yang tidak melanjutkan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Atas kondisi tersebut, Ketua Generasi Muda GRIB Jaya Mandailing Natal, Sutan Paruhuman, mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mempercepat seluruh proses pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

“Sekolah Rakyat jangan hanya dilihat sebagai proyek pembangunan fisik. Yang jauh lebih penting adalah kesempatan pendidikan yang akan diterima anak-anak kita. Mereka adalah generasi yang nantinya menentukan wajah Mandailing Natal,” ujar Sutan.

Ia mengatakan, persoalan anak putus sekolah memiliki dampak yang panjang. Ketika seorang anak kehilangan kesempatan belajar, yang hilang bukan hanya satu jenjang pendidikan, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi bagi daerahnya di masa mendatang.

Baca Juga :  Dugaan Proyek "Siluman", Pemasangan Tiang WiFi di Nagarejo Galang Gunakan Cara Intimidasi & Sembunyikan Identitas Penyelenggara

Karena itu, Sutan meminta Pemkab Madina tidak membiarkan proses pembangunan Sekolah Rakyat berlarut-larut pada tahapan persiapan dan administrasi.

“Pemerintah perlu menunjukkan langkah yang konkret. Kalau persyaratan dan kesiapan daerah sudah dikerjakan, maka tahapan berikutnya harus segera dikawal. Jangan sampai anak-anak yang membutuhkan pendidikan justru terlalu lama menunggu,” katanya.

GM GRIB Jaya Madina juga meminta pemerintah membuka informasi mengenai perkembangan program tersebut kepada masyarakat. Publik, menurutnya, berhak mengetahui sejauh mana kesiapan lahan, kelengkapan persyaratan, koordinasi dengan pemerintah pusat, serta target pelaksanaan pembangunan.

Di sisi lain, pemerintah daerah dinilai perlu memiliki pemetaan yang jelas mengenai anak-anak yang putus sekolah maupun mereka yang berisiko meninggalkan pendidikan. Dengan data yang akurat, kebijakan pendidikan dapat diarahkan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau kita berbicara tentang pembangunan daerah, jangan hanya menghitung berapa banyak gedung yang berdiri. Kita juga harus melihat berapa banyak anak yang berhasil diselamatkan masa depannya melalui pendidikan,” ungkap Sutan.

Baca Juga :  40 KM Jalan Lintas Tarutung-Sibolga Berhasil Ditembus Tim Gabungan Dengan Alat Berat

Ia menegaskan, Generasi Muda GRIB Jaya Madina mendukung langkah pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan. Namun dukungan tersebut harus berjalan beriringan dengan pengawasan publik agar setiap program benar-benar memberikan manfaat.

“Kami mendorong Pemkab Madina menjadikan percepatan Sekolah Rakyat sebagai salah satu prioritas. Jangan sampai persoalan birokrasi mengalahkan kebutuhan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tegasnya.

Menurut Sutan, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan jalan, gedung atau fasilitas publik, melainkan membentuk manusia yang memiliki pengetahuan, karakter dan kemampuan untuk melanjutkan pembangunan.

“Anak-anak Madina adalah generasi penerus bangsa. Memberikan mereka akses pendidikan berarti menjaga masa depan daerah ini. Karena itu, Sekolah Rakyat harus segera diwujudkan, bukan sekadar dibicarakan,” pungkasnya.

 

Penulis : Hotman

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang Dukung Proyek PSEL Medan Raya Dibangun
Pemilih Pemula Dibekali Pendidikan Politik, Pemkab Deli Serdang Dorong Demokrasi Cerdas
Komandan Madina Desak SPPG dan Pihak Terkait Bertanggung Jawab Terakit Dugaan Siswa Keracunan MBG di Penyambungan
Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo
Kapolres Langkat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Tualang
Terungkap Bahwa Papan Informasi Proyek Aspal Jalan Tj Garbus II Sudah Ada di Pasang Sejak Awal
Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong Perubahan Susunan Perangkat Daerah Demi Pelayanan Lebih Optimal
Tanpa Plank Informasi, Proyek Bahu Jalan Sekitar 2 KM Desa Suka Mulia Pagar Merbau Penuh Misteri
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:03 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Proyek PSEL Medan Raya Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 21:50 WIB

Pemilih Pemula Dibekali Pendidikan Politik, Pemkab Deli Serdang Dorong Demokrasi Cerdas

Jumat, 11 September 2026 - 21:48 WIB

GM Grib Jaya Madina Desak Percepatan Sekolah Rakyat, Anak Putus Sekolah Jadi Perhatian

Jumat, 11 September 2026 - 21:44 WIB

Komandan Madina Desak SPPG dan Pihak Terkait Bertanggung Jawab Terakit Dugaan Siswa Keracunan MBG di Penyambungan

Jumat, 11 September 2026 - 21:42 WIB

Wapres RI Gibran Kunjungan Kerja ke Karo

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Deli Serdang Dukung Proyek PSEL Medan Raya Dibangun

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:03 WIB