Sidang PHI PT Tor Ganda: Eks Karyawan Klaim Pesangon Rp50 Juta Dipotong Sepihak

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sidang gugatan perselisihan hubungan industrial (PHI) antara puluhan eks karyawan PT Tor Ganda selaku penggugat melawan PT Tor Ganda sebagai tergugat dengan nomor register perkara 106 dan 134/Pdt.Sus-PHI/2026/PN Mdn, kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kuasa hukum penggugat, Dermanto Turnip, mengatakan terdapat pesangon eks karyawan PT Tor Ganda sejumlah Rp50 juta dipotong sepihak oleh perusahaan. Bahkan, kata Dermanto, ada juga yang sama sekali tidak menerima pesangon.

“Di persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi dari tergugat terungkap bahwa pesangon karyawan PT Tor Ganda dibayar secara transfer tidak sampai Rp50 juta, ada pemotongan setidaknya sebesar Rp3 juta, bahkan ada yang nol,” ujarnya, Rabu (13/5)

Dermanto mengatakan, para eks karyawan seharusnya menerima pesangon sesuai perjanjian bersama, tetapi justru mendapati uang yang jauh di bawah angka perjanjian.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Akuan Minta Hakim Obyektif dalam Menilai Pekara, Bebaskan Alexander Halim, Jerat Yang Terlibat

“Dalam perjanjian bersama tertulis nominal pesangon sebesar Rp50 juta per orang, tapi kenyataannya uang yang diterima para eks karyawan dipotong Rp3 juta. Transfer ini dilakukan atas nama PT Tor Ganda atau pribadi? Soalnya rekening perusahaan saat ini masih diblokir oleh pengadilan. Ketika hal ini kami tanyakan kepada saksi, mereka mengaku tidak tahu. Seharusnya secara aturan, tentunya rekening yang digunakan atas nama perusahaan,” kata Dermanto.

Pihaknya juga menyoroti keabsahan penekenan perjanjian bersama. Dermanto menilai ada kejanggalan dalam penekenan perjanjian tersebut. Kata dia, saksi dari pihak perusahaan mengatakan bahwa pejabat yang tercantum di dalam dokumen perjanjian, yakni Irma Wati Siagian tidak berada di lokasi saat penekenan dilakukan karena saat itu tengah berada di Medan.

“Dokumen itu ditandatangani asisten kepala atas nama Panjaitan dan Mangara Purba. Persoalan lain yang mengemuka soal surat pengunduran diri para karyawan. Kami mempertanyakan apakah surat itu memang ditulis sendiri oleh klien kami atau justru dituliskan pihak lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Kegiatan Fiktif Jadi Temuan BPK Miliaran Rupiah Pada PT Angkasa Pura II

Namun, lanjut dia, saksi perusahaan dari bagian personalia mengaku tidak tahu. Saksi tersebut, kata Dermanto, juga tidak bisa memastikan berapa dari kliennya yang dapat membaca, menulis, dan memahami bahasa Indonesia dengan baik.

“Empat saksi yang dihadirkan oleh tergugat banyak menjawab tidak tahu dengan pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan. Saksinya banyak bilang tidak tahu, tidak tahu, tidak tahu. Kini harapan eks karyawan diserahkan kepada majelis hakim Yang Mulia dipimpin Bu Zufida Hanum. Besar harapan klien kami, hakim mengabulkan gugatan mereka atas hak-hak yang sudah sewajarnya diberi PT Tor Ganda,” tuturnya.

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Terdakwa Kasus Jual Beli Aset BUMN ke Citra Land Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Polda Sumut Sita 9 Aset Eks Pejabat BNI Aek Nabara Andi Hakim Febriansyah
DPD HARI Medan Laporkan Dugaan Korupsi Dana Sosperda dan Reses DPRD Medan ke Kejaksaan
Diduga Curi TBS Warga Laporkan PT Barapala Kepolres Padang Lawas
Sidang Tuntutan Empat Terdakwa Korupsi Citraland di PN Medan Kembali Ditunda
Jaksa Kejari Labusel Penodong Satpam di Medan Telah Diperiksa Kejati Sumut
Eks Kades di Tapteng Didakwa Korupsi Dana Desa Rp 2,9 Miliar
Poldasu Bidik Dugaan Korupsi Miliaran Proyek SPKLU di PLN UID Sumut
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:58 WIB

4 Terdakwa Kasus Jual Beli Aset BUMN ke Citra Land Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:51 WIB

Sidang PHI PT Tor Ganda: Eks Karyawan Klaim Pesangon Rp50 Juta Dipotong Sepihak

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:10 WIB

Polda Sumut Sita 9 Aset Eks Pejabat BNI Aek Nabara Andi Hakim Febriansyah

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:08 WIB

DPD HARI Medan Laporkan Dugaan Korupsi Dana Sosperda dan Reses DPRD Medan ke Kejaksaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:01 WIB

Diduga Curi TBS Warga Laporkan PT Barapala Kepolres Padang Lawas

Berita Terbaru