Meski Seluruh Kerugian Negara Telah Dikembalikan, Proses Hukum Tetap Berjalan Pada Empat Tersangka

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID –Meski seluruh kerugian keuangan negara dianggap telah dikembalikan oleh para tersangka, penyidikan terhadap para tersangka perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN Regional I oleh PT NDP melalui skema KSO dengan PT Ciputra land akan terus berjalan.

Hal itu dikemukakan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Harli Siregar saat paparan pengembalian kerugian negara Rp 113 miliar oleh PT NDP, Senin (24/11).

Menurut Harli, setelah pengembalian kerugian negara tersebut, penyidik Pidsus sedang fokus melakukan pemeriksaan dan pemberkasaan terhadap para tersangka yang sudah ditetapkan dan dilakukan penahanan dan kita harapkan dalam waktu dekat ini bisa bergulir atau dilimpahkan ke pengadilan

Diketahui, sampai saat ini penyidik menetapkan 4 Tersangka permufakatan jahat penjualan aset PTPN I Regional I dengan Ciputra Land

Keempat tersangka tersebut Irwan Perangin Angin selaku Direktur PTPN II Tahun 2020 s/d 2023, Iwan Subakti selaku Direktur PT. NDP Tahun 2020 s/d sekarang, Askani, SH, M.H. selaku Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Tahu 2022 s/d 2024 dan Abdul Rahim Lubis selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang Oktober 2022 s/d 2025.

Baca Juga :  PERMAK SUMUT Sebut Faisal Hasrimy sebagai Aktor Utama Korupsi Smartboard dan Minta Kejatisu Tetapkan Tersangka

Kerugian Negara Rp 263 M

Setelah menerima pengembalian kerugian negara dari PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial (DMKR)selaku pengelola perumahan Citraland, kini penyidik Pidana Khusus( Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumut menerima pengembalian sebesar Rp113 miliar dari PT.Nusa Dua Propertindo (PT NDP) anak perusahaan PTPN I Regional I

Dengan pengembalian tersebut, berarti semua kerugian negara yang ditumbulkan dalam penjualan aset PTPN Regional I oleh PT.NDP melalui Kerjasama Operasional (KSO) seluas 93 dari 8077 hektar dengan PT.Ciputra Land sudah dikembalikan.

Hal itu dikemukakan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Harli Siregar didampingi Aspidsus Mochammad Jeffry dan Plh Kasi Penkum Indra Hasibuan dalam paparan kepada awak media, Senin (24/11)

Menurut Harli , sebelumnya penyidik pada tanggal 22 Oktober 2025 lalu penyidik menerima pengembalian Rp 150 miliar dari PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial (DMKR)

Baca Juga :  4 (Empat) Anggota DPRD kota Medan Dipanggil  Kejatisu, BK DPRD KOTA MEDAN, " Kita Tunggu Hasilnya Dari APH "

Kemudian disusul pengembalian dari PT NDP sebesar Rp 113 miliar.Sedangkan penyidik masih menetapkan 4 orang tersangka dalam penjualan aset yang menimbulkan kerugian negara Rp 263 miliar berdasarkan Ahli Perhitungan Kerugian Negara.

Dijelaskannya, kerugian keuangan negara ini disebabkan kewajiban menyerahkan 20 % bidang lahan HGU yang berubah menjadi HGB merupakan kewajiban PT. NDP, dan dengan tidak diserahkannya kewajiban tersebut melalui permufakatan jahat antara Tersangka Irwan Perangin Angin selaku Direktur PTPN II Tahun 2020 s/d 2023 bersama Tersangka Iwan Subakti selaku Direktur PT. NDP Tahun 2020 s/d sekarang, Tersangka Askani,SH, M.H. selaku Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Tahu 2022
s/d 2024 dan Tersangka Abdul Rahim Lubis selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deli Serdang Oktober 2022 s/d 2025 telah mengakibatkan hilangnya aset negara berupa 20 % bidang lahan HGU yang berubah menjadi HGB.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Razia Lalin 3 Jam di Madina Disorot, Amarullah Minta Pengawasan Tak Tebang Pilih
Kuasa Hukum Keluhkan Transparansi Penyelidikan Kasus Kematian Winda Lorenza
Lapak Narkoba Desa Tanjung Morawa,Polres Deli Serdang Amankan 7 Orang 
Status Tersangka Dhody Thahir Gugur, Penyidik Diperiksa Propam
Polda Sumut Hormati Putusan Praperadilan Dhody Thahir, Siap Keluarkan dari Tahanan
Aliansi Masyarakat Laporkan Dinas PPKB ke Kejari Tapsel rerkait dugaan Korupsi Rp.6 M
Warga Tiga Desa Di Padang Lawas Laporkan Pengusaha Robert Wijaya PHI ke Polres Padang Lawas
Pengacara Eks Kadinsos Samosir Protes Tuntutan 4 Tahun Penjara, Soroti Pasal dan Kerugian Negara
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Razia Lalin 3 Jam di Madina Disorot, Amarullah Minta Pengawasan Tak Tebang Pilih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Kuasa Hukum Keluhkan Transparansi Penyelidikan Kasus Kematian Winda Lorenza

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Lapak Narkoba Desa Tanjung Morawa,Polres Deli Serdang Amankan 7 Orang 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Status Tersangka Dhody Thahir Gugur, Penyidik Diperiksa Propam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Polda Sumut Hormati Putusan Praperadilan Dhody Thahir, Siap Keluarkan dari Tahanan

Berita Terbaru