Tidak Memiliki Izin, Polisi Tutup Pasar Malam Laut Dendang Viral Jatuhkan Korban

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, SSOL.ID– Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan pasar malam yang beroperasi di Jalan Beo Raya, Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, tidak memiliki izin.

Saat ini, pasar malam tersebut telah ditutup hingga pengelola dapat menunjukkan izin tersebut.

“Sudah kita police line itu. Karena tidak ada izinnya,” ucapnya, Senin (13/7).

Polisi saat ini masih menunggu pengelola berinisial W untuk hadir ke Polsek Medan Tembung memberikan keterangan, termasuk menunjukkan izin-izin operasi pasar malam tersebut.

“Kita sudah panggil pengelola, tapi sampai saat ini belum hadir,” tuturnya.

Baca Juga :  Tokoh Asahan Tolak Masuk Provinsi Sumatera Timur

Dari hasil keterangan pekerja di wahana Bianglala, insiden mati mendadak bianglala terjadi karena kelebihan muatan.

“Dugaannya karena kelebihan muatan. Lalu mereka menghubungi pemadam dan pengunjung diturunkan,” ucapnya.

Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, dua pekerja wahana mengalami luka ringan karena mencoba menahan agar bianglala tidak berputar secara tak beraturan.

“Nggak ada korban. Informasi di media sosial yang mengatakan adanya korban jiwa itu tidak benar. Hanya luka ringan yang dialami dua pekerja,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan pengunjung pasar malam di Jalan Beo Raya, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, panik setelah wahana bianglala yang mereka naiki mendadak berhenti pada Sabtu (11/7) malam.

Baca Juga :  Isu Mogok Supir Mobil Tangki Dibantah Pertamina, Distribusi BBM Sumut Ditarget Pulih 2 Hari

Kadis Damkar Deli Serdang, Khairul Azman, menjelaskan saat insiden terjadi sebanyak 30 orang berada di atas Bianglala. Mendapat informasi itu, pihaknya turun ke lokasi berupaya menurunkan puluhan warga yang terjebak di atas wahana tersebut.

“Ada 30 orang terdiri dari 16 orang dewasa dan 14 lainnya anak-anak. Kami berupaya menyelamatkan seluruh pengunjung yang terjebak. Seluruhnya berhasil kami turunkan,” ucapnya, Minggu (12/7).

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Yakult Tampar Ibu Hamil DI Titi Kuning Medan, Pelaku: “Silahkan Laporkan Saja”
“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan
Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang
Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027
Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Karyawan Yakult Tampar Ibu Hamil DI Titi Kuning Medan, Pelaku: “Silahkan Laporkan Saja”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:52 WIB

“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang

Berita Terbaru

Hukum

PT Medan Ringankan Vonis Eks Anggota Bawaslu Gunungsitoli

Senin, 10 Agu 2026 - 22:30 WIB

Daerah

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Senin, 10 Agu 2026 - 15:04 WIB