Sergai Buka 270 Kuota Sekolah Rakyat Gratis untuk Anak Keluarga Miskin

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANG BEDAGAI,SUARASUMUTONLINE.ID– Pemkab Serdang Bedagai melalui Dinas Sosial mulai menjaring calon siswa Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027. Program pendidikan berasrama gratis ini disiapkan untuk 270 anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin yang terdaftar di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Rincian Kuota
– SD: 90 siswa
– SMP: 90 siswa
– SMA: 90 siswa

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sergai, Edwin Tarigan, menjelaskan penjaringan tidak dibuka lewat pendaftaran umum. Tim langsung turun ke lapangan menyasar anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 DTSEN.

Baca Juga :  Pra Event Deli Serdang Weekend, Dipadati Pengunjung

Mekanismenya mengacu pada Kepmensos RI Nomor 63/HUK/2026. Dinsos bersama pendamping PKH, TKSK, PSM, kecamatan, dan desa melakukan verifikasi langsung untuk memastikan kelayakan calon siswa,” kata Edwin, Kamis (21/5).

Data calon peserta juga bisa dicek lewat aplikasi Sistem Evaluasi Terpadu Sekolah Rakyat (SETARA).

Jadwal Penting:
1. Penjaringan: Minggu pertama Mei – minggu keempat Juni 2026
2. Penetapan & Pengumuman: Akhir Juni – pertengahan Juli 2026
3. Pemeriksaan kesehatan & registrasi ulang: Setelah pengumuman

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bersama Forkopimda Panen Jagung Bersama Dalam Rangka Dukung Ketahanan Pangan Di Kota Tanjungbalai.

Edwin mengimbau masyarakat waspada terhadap calo. “Jangan percaya pihak yang mengaku bisa meloloskan peserta lewat jalur tertentu.”

Sergai termasuk salah satu daerah di Sumut yang terpilih jadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, mulai SD hingga SMA.

Selain pendidikan formal, Sekolah Rakyat terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis, cek kesehatan gratis, bansos, dan perumahan. Kurikulumnya juga fokus pada pembinaan kedisiplinan serta pengembangan minat dan bakat siswa.

 

Penulis : M. Karim

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah
Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan
Lega! Disdikbud Medan Izinkan Siswa Pakai Seragam Bekas Kakak. Sekolah Nggak Boleh Maksa Beli
Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan
Bukan Membantu Warga, AW Sekdes Pagar Merbau-II “AW” Malah Diduga Peras Warga Untuk Mendapatkan Pekerjaan
Aliansi Mahasiswa Datangi Kemendagri, Minta Kinerja Pemkab Dairi Dievaluasi
Kejari Gunungsitoli Damaikan Abang Adik Kandung Lewat Restorative Justice
Komisi III DPRD Langkat dan Camat Hinai Dukung Penolakan Pedagang terhadap Rencana Pembangunan KDMP
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:48 WIB

Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:31 WIB

Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:28 WIB

Lega! Disdikbud Medan Izinkan Siswa Pakai Seragam Bekas Kakak. Sekolah Nggak Boleh Maksa Beli

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:26 WIB

Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:45 WIB

Bukan Membantu Warga, AW Sekdes Pagar Merbau-II “AW” Malah Diduga Peras Warga Untuk Mendapatkan Pekerjaan

Berita Terbaru

Daerah

Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan

Kamis, 9 Jul 2026 - 16:31 WIB