Lega! Disdikbud Medan Izinkan Siswa Pakai Seragam Bekas Kakak. Sekolah Nggak Boleh Maksa Beli

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID — Tahun ajaran baru identik dengan belanja seragam. Tapi tahun ini beda cerita di Medan.

Disdikbud Kota Medan resmi menegaskan: *tidak ada kewajiban beli seragam baru*.

Mau pakai baju bekas kakak? Boleh.
Mau beli di pasar? Boleh.
Mau beli online? Silakan.
Yang penting warnanya sesuai aturan.

“Kita tidak membuat aturan yang memberatkan orang tua. Bahkan dibenarkan memakai seragam milik abang atau kakaknya yang sudah tamat,” kata Kepala Bidang SMP Disdikbud Kota Medan, Prayogi, Rabu (8/7).

Baca Juga :  Wawako Inspektur Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

Aturan ini bukan karangan. Dasarnya jelas: Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022.
Di situ ditegaskan pengadaan seragam itu tanggung jawab orang tua. Sekolah dilarang keras mewajibkan beli seragam baru, apalagi pas masa penerimaan murid baru.

Kalau ada sekolah yang bandel dan maksa? Ada sanksinya. Sanksi administratif dari pembina kepegawaian menanti.

Pemerintah dan sekolah juga boleh kok bantu siswa kurang mampu yang memang butuh seragam.

Baca Juga :  Sergai Buka 270 Kuota Sekolah Rakyat Gratis untuk Anak Keluarga Miskin

Buat siswa SMP/SMPLB, seragam nasionalnya masih sama: kemeja putih dan celana/rok biru tua. Ditambah seragam pramuka, khas sekolah, dan pakaian adat sesuai jadwal.

Jadi buat para orang tua di Medan, bisa tarik napas lega. Masuk sekolah nggak harus bikin dompet kering cuma buat beli seragam baru.

Karena pendidikan itu soal ilmu, bukan soal baju baru.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMI Madina Lantik Dewi Wahyuni Hasibuan Sebagai Ketua Umum KOHATI Periode 2026- 2027
Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina
MAN 1 Medan Gelar Speaking Test Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi
Rico Waas Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Untuk 214 Mahasiswa
Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan dalam Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut
Pelajar di Samosir Kini Bisa Naik Bus Gratis ke Sekolah Setiap Hari PP
Kabut Asap Selimuti Sumut, Siswa SMA Belajar Daring Minta Bantuan Laptop
Lom Lom Suwondo Ajak Siswa Sekolah Rakyat Berani Bermimpi
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Komandan Madina Desak Bupati Copot Kadisdik Madina

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:30 WIB

MAN 1 Medan Gelar Speaking Test Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Rico Waas Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Untuk 214 Mahasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan dalam Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Pelajar di Samosir Kini Bisa Naik Bus Gratis ke Sekolah Setiap Hari PP

Berita Terbaru