Kejari Gunungsitoli Damaikan Abang Adik Kandung Lewat Restorative Justice

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNG SITOLI, SSOL.ID –Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli kembali membuktikan keberpihakannya pada keadilan yang memanusiakan melalui penyelesaian perkara penganiayaan antara saudara kandung menggunakan mekanisme Restorative Justice (RJ). Kasus yang melibatkan tersangka Yasori Harefa dan korban yang juga merupakan adik kandungnya, Yasabar Harefa, berhasil didamaikan secara tulus pada Selasa (7/7), mengakhiri konflik yang sempat berujung pada ancaman pidana penjara.

Perdamaian ini difasilitasi langsung oleh Jaksa Fasilitator di Rumah Restorative Justice (RJ) Kejari Gunungsitoli yang berlokasikan di Kantor Lurah Ilir Gunungsitoli (Omo Wangatulo). Proses mediasi ini kemudian diekspose secara daring dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H., didampingi Asisten Tindak Pidana Umum Suhendri, S.H., M.H., serta jajaran struktural bidang pidana umum. Kajati menegaskan bahwa pendekatan RJ dipilih demi menjaga keberlangsungan hubungan darah, mengingat para pihak adalah abang dan adik kandung yang memiliki ikatan emosional kuat.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Terima Kunjungan dan Silaturahmi Dan Lanal TBA Letkol Laut (P) Sigit Ryanto

Berdasarkan paparan Kajari Gunungsitoli Dr. Firman Halawa, S.H., M.H., bersama Kepala Seksi Tindak Pidana Umum dan Jaksa Fasilitator, peristiwa penganiayaan terjadi pada Kamis (12/3) pukul 17.00 WIB di Desa Namohalu, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara. Saat itu, tersangka marah setelah ditegur oleh saksi korban hingga melakukan pemukulan. Secara formal, perbuatan tersebut melanggar Pasal 466 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun 6 bulan.

Namun, semangat kekeluargaan dan penyesalan mendalam menjadi kunci penyelesaian kasus ini. Tersangka telah memohon maaf secara tulus tanpa syarat, dan korban dengan lapang dada memberikan maaf.

Keluarga besar kedua belah pihak serta tokoh masyarakat melalui perangkat desa juga secara resmi meminta agar perkara tidak dilanjutkan ke pengadilan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, tersangka tetap dijatuhi sanksi sosial berupa membersihkan Gereja Terang Dunia di Desa Namohalu Esiwa selama dua minggu, setiap hari Jumat dan Sabtu selama dua jam.

Baca Juga :  WalikotaTanjungbalai Terima Audensi HIMMAH, Ajak Kolaborasi Wujudkan Tanjungbalai Emas

Penyelesaian ini memenuhi persyaratan Pasal 80 UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, di mana tindak pidana diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda kategori III. Melalui langkah ini, Kejari Gunungsitoli tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga merawat harmoni sosial dan mencegah putusnya tali persaudaraan akibat proses peradilan yang kaku.

Keadilan restoratif terbukti mampu memberikan solusi win-win solution: korban mendapat pemulihan, tersangka mendapat kesempatan memperbaiki diri, dan masyarakat mendapatkan pelajaran berharga tentang pentingnya toleransi dalam keluarga.

 

Penulis : Indah

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai
Meski Dana Minim, Warga Desa Muka Paya Hinai Rayakan HUT RI Dengan Meriah
Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
Satgas PETI Madina Matangkan Personel untuk Penindakan Tambang Ilegal
Petugas P2U Rutan Tarutung Gagalkan Penyeludupan Narkoba
Dugaan Proyek “Siluman”, Pemasangan Tiang WiFi di Nagarejo Galang Gunakan Cara Intimidasi & Sembunyikan Identitas Penyelenggara
Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan Resmikan Gedung Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Pagar Merbau
Pemkab Deli Serdang Dukung Penguatan Desa Binaan Imigrasi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:40 WIB

M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Meski Dana Minim, Warga Desa Muka Paya Hinai Rayakan HUT RI Dengan Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Satgas PETI Madina Matangkan Personel untuk Penindakan Tambang Ilegal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Petugas P2U Rutan Tarutung Gagalkan Penyeludupan Narkoba

Berita Terbaru