Ruangan Bupati Langkat Disegel, Syah Afandim Belum Pulang Usai Diperiksa KPK

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Drama pemeriksaan Bupati Langkat H. Syah Afandin oleh KPK memasuki babak baru. Informasi terbaru menyebutkan Bupati belum kembali ke rumah, dan ruang kerjanya telah disegel penyidik.

Sebelumnya, Kamis 2/7/2026, KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di Sumatera Utara. Targetnya meliputi seorang kontraktor, mantan anggota DPRD Sumut, hingga Bupati Langkat.

Awalnya beredar isu Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait proyek jalan. Namun, kerabat Syah Afandin yang akrab disapa Bang Ondim, mengklarifikasi bahwa Bupati hanya dipanggil untuk dimintai keterangan di Polrestabes Medan.

Baca Juga :  Elfanda Ananda," Kedepankan Dialog, Bukan Pendekatan Refresif

Klarifikasi itu menyebut kasus bermula dari utang piutang Rp2 miliar. Kontraktor bernama Yakob disebut meminjam uang kepada Bupati untuk modal proyek di PT Langkat Nusantara Kepong (LNK). Saat ditagih, Yakob disebut balik menyebut dana tersebut sebagai fee proyek. Nama Bupati terseret saat KPK mengembangkan kasus Yakob yang telah diamankan tiga hari sebelumnya.

Baca Juga :  Mediasi Kasus Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor, Kuasa Hukum Ungkap Klaim Permintaan Uang Rp1,2 Miliar

Namun perkembangan terbaru kontradiktif dengan narasi awal. Hingga berita ini diturunkan, Syah Afandin belum pulang ke rumah, dan ruangan kerjanya telah disegel tim KPK.

Hingga kini, KPK melalui Juru Bicara Budi Prasetyo belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi belum mendapatkan jawaban.

Publik kini mempertanyakan apakah kasus ini murni persoalan utang piutang, atau merupakan pintu masuk penyidikan ke dugaan kasus proyek yang lebih besar di Langkat.

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pola Banjir Berubah di Medan Maimun; Seminggu Bisa 3 Kali, Tak Perlu Hujan
Elfenda Ananda, “Alasan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Oleh Bank Mandiri Terlalu Dibuat-buat” 
Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker
Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung
Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat
Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan
Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak
Bupati Deli Serdang Apresiasi Siswa SMPN 2 Lubuk Pakam Berprestasi Meski Kondisi Kesehatan Terbatas
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Pola Banjir Berubah di Medan Maimun; Seminggu Bisa 3 Kali, Tak Perlu Hujan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Elfenda Ananda, “Alasan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Oleh Bank Mandiri Terlalu Dibuat-buat” 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kabut Asap Karhutla dari Riau Mulai Selimuti Labuhanbatu Raya, Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Pemko Tanjungbalai Terima 292 Unit Alat Tangkap Ikan dari Pemprovsu untuk Nelayan Teluk Nibung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Ratusan Juta Mubazir! Pasar Baru Serbelawan Sepi Peminat

Berita Terbaru