TANJUNG BALAI,-SUARA SUMUT ONLINE.ID – Berawal dari sebuah keresahan terhadap minimnya ruang diskusi dan gerakan positif di kalangan generasi muda, Mhd. Teguh Rizki Silalahi menghadirkan Balai GASKAN sebagai wadah bagi pemuda untuk berkumpul, bertukar gagasan, serta membangun gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Balai GASKAN lahir dari semangat untuk menghadirkan ruang intelektual dan sosial bagi anak muda agar tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi melalui diskusi, pemikiran, dan aksi nyata.
Founder Balai GASKAN, Mhd. Teguh Rizki Silalahi, menyampaikan bahwa lahirnya Balai GASKAN bukan sekadar komunitas biasa, tetapi merupakan hasil dari kegelisahan yang kemudian diubah menjadi sebuah gagasan dan gerakan.
“Berawal dari sebuah keresahan, timbullah sebuah gagasan. Dari gagasan itulah lahir Balai GASKAN sebagai ruang bagi pemuda untuk berkumpul, berdiskusi, bertukar pikiran, dan bergerak bersama dalam menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dr. Fauzi Ananda yang merupakan pembina sekaligus Founder Balai GASKAN, serta Andrian Lubis yang juga merupakan Founder Balai GASKAN dan kawan seperjuangan dalam membangun wadah ini sejak awal. Menurutnya, Balai GASKAN lahir dari semangat bersama untuk menghadirkan ruang pemuda yang produktif, kritis, dan solutif.
Sebagai langkah nyata, Balai GASKAN telah menggelar kegiatan NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan mengangkat tema “Pemuda sebagai Garda Terdepan dalam Mengkampanyekan Lingkungan Bersih di Kota Tanjungbalai.” Kegiatan ini menjadi salah satu bukti bahwa Balai GASKAN hadir bukan hanya untuk berdiskusi, tetapi juga untuk membangun kesadaran dan gerakan sosial di tengah masyarakat.
Alhamdulillah, kegiatan tersebut mendapat sambutan yang positif dengan dihadiri oleh OSIS/OSIM se-Kota Tanjungbalai, BEM se-Kota Tanjungbalai, serta masyarakat umum yang turut meramaikan jalannya diskusi.
Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Wakil Wali Kota Tanjungbalai, M. Fadly Abdina, sebagai keynote speaker, didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungbalai sebagai pemateri pertama, serta Alrivai Zuherisa atau yang akrab disapa Aldo, selaku Ketua KOPLING (Komunitas Pecinta Lingkungan), sebagai pemateri kedua.
Mhd. Teguh Rizki Silalahi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai atas dukungan terhadap kegiatan kepemudaan yang membangun, sehingga ruang-ruang diskusi seperti ini dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi muda.
Ia berharap Balai GASKAN dapat menjadi rumah bersama bagi pemuda untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan membangun aksi nyata demi kemajuan Kota Tanjungbalai.
“Balai GASKAN hadir bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi sebagai ruang lahirnya ide, gerakan, dan semangat perubahan bagi generasi muda,” tutupnya.
Penulis : Herman Can









