TANJUNGBALAI,SUARASUMUTONLINE.ID-Puluhan pemuda KNPI “Energy Of Harmony” Tanjungbalai menggelar aksi di Mapolres Tanjungbalai, Jumat 22/5/2026. Mereka mendesak polisi mengusut tuntas jaringan scammer yang sempat viral di Gang Daulay.
Plt Ketua KNPI M. Azri, S.H. menilai proses hukum lamban dan belum menyentuh aktor intelektual. Massa meminta kasus diambil alih Polda Sumut atau Mabes Polri jika Polres dinilai tidak mampu.
Koordinator aksi Teguh Silalahi bahkan meminta Kapolres AKBP Welman dan Kasat Reskrim AKP Bram mundur jika tak ada progres. Tuntutan utama: buka rekaman CCTV, hentikan status wajib lapor bagi terduga, dan usut pemilik rumah lokasi operasi.
Kasat Reskrim AKP Bram yang mewakili Kapolres menyatakan kasus masih dalam penyelidikan. Jawaban itu ditolak warga karena dianggap berbelit. KNPI akan eskalasi ke DPP KNPI agar kasus jadi perhatian nasional.
*5 Poin Tuntutan Massa:*
1. Usut tuntas hingga aktor intelektual dan jaringan utama
2. Hentikan status “wajib lapor” jika bukti cukup, langsung lakukan penindakan
3. Buka rekaman CCTV dan barang bukti untuk transparansi
4. Alihkan penanganan ke Polda Sumut/Kapolri jika perlu
5. Evaluasi kinerja Kapolres dan Kasat Reskrim jika tak ada progres
Pakar siber bilang, kasus scammer butuh kerja sama antarwilayah, forensik digital, dan pelacakan jalur keuangan agar tak lagi timbulkan korban dan turunkan kepercayaan publik.
Penulis : Herman Can









