Banjir Rendam Komplek Perkantoran Bupati Sergai

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANG BEDAGAI, SUARASUMUTONLINE.ID- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, selama dua hari terakhir menyebabkan banjir besar di berbagai wilayah. Data sementara mencatat 18.331 kepala keluarga (KK) terdampak.

Ketinggian air bahkan mencapai area Komplek Kantor Bupati Sergai serta merendam Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Senin (01/12).

Sementara itu, banjir yang melanda Kabupaten Sergai telah berdampak pada masyarakat di 11 kecamatan.

Berikut data sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) terdampak, yaitu Kecamatan Sipispis 83 KK,Kecamatan Tebing Syahbandar 452 KK, Kecamatan Dolok Masihul 819 KK, Kecamatan Perbaungan 1.586 KK, Kecamatan Teluk Mengkudu 535 KK, Pantai Cermin 137 KK, Kecamatan Sei Rampah 4.804 KK, Kecamatan Tebing Tinggi 266 KK, Kecamatan Tanjung Beringin 6.585 KK, Kecamatan Bandar Khalipah 1.841 KK, Sei Bamban 1.223 KK. Total sementara: 18.331 KK terdampak.

Baca Juga :  Tim Redaksi Suarasumutonline Kunjungan ke Kota Tanjung Balai

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi jalur utama dan mengganggu arus lalu lintas di Jalinsum bahkan para Nelayan Sergai pun terimbas akibat angin kencang hingga laut berombak.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, membenarkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

“Air mulai naik sejak Sabtu dini hari dan debitnya terus meningkat. Namun hingga saat ini kondisi air berangsur-angsur mulai surut,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (01/12).

Baca Juga :  Ketua PC Lakspesdam NU Apresiasi Kepres Cabut Izin 28 Perusahaan Terbukti Lakukan Pelanggaran

Pantauan wartawan medanbisnisdaily.com menunjukkan besarnya dampak banjir hingga turut dirasakan para nelayan di wilayah pesisir Sergai. Cuaca buruk membuat sebagian nelayan tidak dapat melaut selama beberapa hari terakhir.

Toko masyarakat Kecamatan Teluk Mengkudu, Ahmad Muhajir disapa Ajir(37), mengungkapkan bahwa banjir kali ini sangat luar biasa.

Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga dan nelayan yang terdampak. Ungkap nya

“Semoga saudara-saudara kita yang terkena banjir cepat mendapat pertolongan dari pemerintah. Kasihan kalau dibiarkan terlalu lama. Para nelayan juga perlu bantuan karena sudah beberapa hari tidak melaut akibat cuaca buruk,” ujarnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Didemo Mahasiswa, Ketua PN Sibuhuan Mendadak Sakit
Warga Demo ke Dinas Lingkungan Hidup Toba, Minta Tambang Batu di Tepi Danau Toba Dilegalkan
BPKP Sumut Gelar Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran *Pemkab Simalungun Selama 25 Hari*
Revitalisasi Bahasa Melayu, Pemko Tanjungbalai Raih Piagam BBPSU
PT Socfindo Hibah Tanah 3,5 Ha untuk Fasilitas Publik Sergai
Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap
“Miris! Anak TK Dipaksa Makan Sayur Basi Program MBG, Kepsek; Jangan SPPG Petapahan Lagi”
Juang Kopi Resmi Soft Launching di Bandar Klippa, Jadi Wadah Kreatif Generasi Muda
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:55 WIB

Didemo Mahasiswa, Ketua PN Sibuhuan Mendadak Sakit

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:32 WIB

BPKP Sumut Gelar Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran *Pemkab Simalungun Selama 25 Hari*

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:35 WIB

Revitalisasi Bahasa Melayu, Pemko Tanjungbalai Raih Piagam BBPSU

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22 WIB

PT Socfindo Hibah Tanah 3,5 Ha untuk Fasilitas Publik Sergai

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:50 WIB

Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap

Berita Terbaru

Daerah

Didemo Mahasiswa, Ketua PN Sibuhuan Mendadak Sakit

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:55 WIB