SERDANG BEDAGAI, SUARASUMUTONLINE.ID- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, selama dua hari terakhir menyebabkan banjir besar di berbagai wilayah. Data sementara mencatat 18.331 kepala keluarga (KK) terdampak.
Ketinggian air bahkan mencapai area Komplek Kantor Bupati Sergai serta merendam Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Senin (01/12).
Sementara itu, banjir yang melanda Kabupaten Sergai telah berdampak pada masyarakat di 11 kecamatan.
Berikut data sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) terdampak, yaitu Kecamatan Sipispis 83 KK,Kecamatan Tebing Syahbandar 452 KK, Kecamatan Dolok Masihul 819 KK, Kecamatan Perbaungan 1.586 KK, Kecamatan Teluk Mengkudu 535 KK, Pantai Cermin 137 KK, Kecamatan Sei Rampah 4.804 KK, Kecamatan Tebing Tinggi 266 KK, Kecamatan Tanjung Beringin 6.585 KK, Kecamatan Bandar Khalipah 1.841 KK, Sei Bamban 1.223 KK. Total sementara: 18.331 KK terdampak.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi jalur utama dan mengganggu arus lalu lintas di Jalinsum bahkan para Nelayan Sergai pun terimbas akibat angin kencang hingga laut berombak.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, membenarkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.
“Air mulai naik sejak Sabtu dini hari dan debitnya terus meningkat. Namun hingga saat ini kondisi air berangsur-angsur mulai surut,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (01/12).
Pantauan wartawan medanbisnisdaily.com menunjukkan besarnya dampak banjir hingga turut dirasakan para nelayan di wilayah pesisir Sergai. Cuaca buruk membuat sebagian nelayan tidak dapat melaut selama beberapa hari terakhir.
Toko masyarakat Kecamatan Teluk Mengkudu, Ahmad Muhajir disapa Ajir(37), mengungkapkan bahwa banjir kali ini sangat luar biasa.
Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga dan nelayan yang terdampak. Ungkap nya
“Semoga saudara-saudara kita yang terkena banjir cepat mendapat pertolongan dari pemerintah. Kasihan kalau dibiarkan terlalu lama. Para nelayan juga perlu bantuan karena sudah beberapa hari tidak melaut akibat cuaca buruk,” ujarnya.
Penulis : Yuli










