Diduga Terlibat Kasus DBH, Mantan Kadis PUTR Binjai Didemo Mahasiswa

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI, SUARASUMUTONLINE. ID -Mantam Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemko Binjai berinisial EK kini menjadi sorotan mahasiswa yang menduga adanya keterlibatan dalam pusaran kasus dana bagi hasil (DBH) Sawit 2023-2024.

“Proyek ditandatangani pada Oktober 2024, tapi tidak ada tanda-tanda pekerjaan berjalan hingga November. Justru yang muncul malah pencairan uang muka menjelang Pilkada. Ini jelas janggal dan perlu diselidiki secara serius oleh pihak kejaksaan,” kata mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Binjai, Adinda Syahputra, Selasa (28/10).

Baca Juga :  Tiga Terdakwa Korupsi Stadion Madina Rp 844 juta Divonis 3 Tahun Penjara

Dia menjelaskan pihaknya sudah menyampaikan dugaan keterlibatan mantan Kadis PUTR Binjai, EK ke pihak Kejaksaan Negeri Binjai. Massa juga telah melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Kejari Binjai guna menyuarakan sikap tegas atas dugaan praktik korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun 2023-2024 yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Binjai, khususnya di Dinas PUTR.

Baca Juga :  Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele

Dikatakan Syahputra, mahasiswa menilai dugaan penyimpangan dana DBH Sawit merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan moral birokrasi.

“Kami menduga praktik tersebut tidak hanya melibatkan pelaku teknis, tetapi juga aktor intelektual yang diduga mengatur aliran proyek secara sistematis dan terstruktur,” ucapnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim PN Medan Mulai Sidangkan Dugaan Korupsi Rp 13,18 Miliar Penataan Waterfront City Pangururan Danau Toba
Forpeda Kembali Demo Kejati Sumut, Desak Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Smartboard Langkat
Kronologi OTT Bupati Langkat Ondim: Tahu Dipantau KPK, Masih Suruh Orang Ambil Uang Rp100 Juta
KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar di Balik OTT Bupati Langkat Syah Afandin
LBH Medan Laporkan ke Ombudsman Dugaan Maladministrasi APBD Untuk Gedung Polisi & Kejaksaan
Dari Langkat Ke Kuningan; Bupati Langkat Jadi Tamu KPK Pasca OTT
Kejati Sumut Masih Tunggu LHP Jaksa Kejari Labusel yang Todong Senpi di Medan
Terdakwa Korupsi Smartboard Tebing Tinggi Minta Saksi Kunci Dihadirkan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:28 WIB

Hakim PN Medan Mulai Sidangkan Dugaan Korupsi Rp 13,18 Miliar Penataan Waterfront City Pangururan Danau Toba

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:10 WIB

Kronologi OTT Bupati Langkat Ondim: Tahu Dipantau KPK, Masih Suruh Orang Ambil Uang Rp100 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:44 WIB

KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar di Balik OTT Bupati Langkat Syah Afandin

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:21 WIB

LBH Medan Laporkan ke Ombudsman Dugaan Maladministrasi APBD Untuk Gedung Polisi & Kejaksaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:03 WIB

Dari Langkat Ke Kuningan; Bupati Langkat Jadi Tamu KPK Pasca OTT

Berita Terbaru