MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Kerusakan infrastruktur pasca banjir 2025 di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengakibatkan sebanyak sekitar 18 ruas jalan kabupaten, 5 irigasi, dan tanggul mengalami kerusakan. Perbaikan infrastruktur ini membutuhkan anggaran sebesar Rp72 miliar.
Kadis PUTR Kabupaten Sergai Abdul Rahman Purba mengatakan kerusakan infrastruktur tersebut berdampak buruk pada ekonomi masyarakat. Untuk itu, pihaknya terus berupaya memperbaiki infrastruktur yang rusak tersebut.
“Untuk pemulihan infrastruktur, setidaknya Pemkab Sergai membutuhkan sekitar Rp72 miliar untuk membangun infrastruktur yang telah rusak. Tentunya, kerusakan itu pasti berdampak pada ekonomi, Pemkab Sergai masih berupaya untuk melakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur rusak akibat banjir tersebut,” ujarnya, jumat(3/4).
Banjir tidak hanya merusak infrastruktur milik Pemerintah. Melainkan juga merusak rumah warga dan rumah ibadah. Menurutnya, banjir yang melanda Sergai pada November dan Desember 2025 menjadi bencana terparah yang terjadi di tanah bertuah negeri beradat Sergai.
Diketahui, pada Infrastruktur jalan provinsi Tanjung Beringin menuju Sei Rampah mengalami kerusakan parah pasca banjir, kondisi jalan berlubang hingga menyulitkan alat transportasi untuk melintas. Jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian Sergai.
Penulis : Yuli









