Suara Pemuda Tanjungbalai Menggema Lewat Dzikir Bersama: Stop Kekerasan Terhadap Anak

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG BALAI,  SSOL.ID— Sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, menggelar Dzikir Bersama bertema “Stop Kekerasan Terhadap Anak” pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pemuda untuk menyuarakan keresahan atas persoalan sosial di daerah itu.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen pemuda, di antaranya PD KAMMI Tanjungbalai, BEM STAI Al-Hikmah, GEMAS, HIMMAH, PMII, IPNU, IPPNU, serta komunitas Pemuda Berbicara.

Founder Komunitas Pemuda Berbicara, Mhd. Teguh Rizki Silalahi, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kasus-kasus sosial, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan anak.

Baca Juga :  SPPG Polri di Jalan Asahan Suplai Makanan untuk Korban Banjir Sumut

Menurut dia, penanganan persoalan sosial di Tanjungbalai membutuhkan pendekatan yang lebih transparan dan akuntabel, tidak hanya seremonial.

“Kepercayaan masyarakat lahir dari keterbukaan. Tanpa transparansi, ruang spekulasi akan terus hidup dan merusak legitimasi hukum,” kata Teguh saat ditemui di sela kegiatan, Sabtu.

Teguh juga menyoroti implementasi visi Pemerintah Kota Tanjungbalai, yakni Tanjungbalai EMAS yang merupakan akronim dari Elok, Maju, Agamis, dan Sejahtera. Ia menilai, nilai agamis seharusnya tidak berhenti sebagai slogan, melainkan diwujudkan dalam kebijakan konkret.

Ia menyebut, kebijakan tersebut perlu tercermin dalam upaya perlindungan anak, pemberantasan narkoba, dan penanganan penyakit sosial lainnya.

Baca Juga :  Pimpin Peringatan HAB Kemenag ke-80 Tingkat Kota Tanjungbalai, Wakil Wali Kota Ajak Perkuat Toleransi

Lebih jauh, Teguh mengatakan Dzikir Bersama ini merupakan bentuk refleksi spiritual sekaligus kritik moral terhadap para pemangku kebijakan. Tujuannya, agar pemerintah dan aparat penegak hukum lebih responsif terhadap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum evaluasi bersama.

“Pemuda tidak lagi ingin menjadi penonton. Kami ingin menjadi bagian dari solusi untuk mengembalikan Tanjungbalai sebagai kota yang aman, bermartabat, dan layak bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Penulis : Herman Chan

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Polisi Tahan Dua Pria Bongkar Tiang Tiang Traffic Light
Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Sabtu, 7 November 2026 - 11:17 WIB

Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin

Sabtu, 7 November 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:32 WIB

Polisi Tahan Dua Pria Bongkar Tiang Tiang Traffic Light

Berita Terbaru