TANJUNGBALAI, SUARASUMUTONLINE.ID – Dipimpin Plt Ketua DPD KNPI Kota Tanjungbalai, M. Azri, S.H., puluhan kader KNPI menggelar Safari Ramadhan, menyapa enam kecamatan dengan tali asih, tausiyah, dan pelukan silaturahmi, Rabu (25/2).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan janji luhur melanjutkan warisan almarhum Ketua Zulham Effendi. Panjaitan. Seorang pejuang pemuda yang kini menjadi legenda kebaikan.
“Kami mencari berkah Ramadhan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk merajut ukhuwah Islamiyah yang kokoh, mempererat persaudaraan di negeri kita yang beragam,” ujar Azri dengan mata berbinar, saat rombongan tiba di Masjid Hidayatullah, Kecamatan Sei Tualang Raso.
Di sana, Ustadz Kumpul Pandapotan menyampaikan tausiyah penuh hikmah usai Shalat Isya dan Tarawih, disambut haru jamaah yang merasakan kehangatan kebersamaan.
Safari kali ini mendatangi enam masjid ikonik: Masjid Menara (Tanjungbalai Utara) dengan Ustadz M. Taufik Azhar Manurung, M.Pd . Masjid Nurul Ikhwan (Datuk Bandar) bersama Ustadz Kaya Arfah, S.Sos.I . Masjid Jamik Perjuangan (Teluk Nibung) dengan Ustadz Fauzi Ananda. Masjid Taqwa (Tanjungbalai Selatan) dipimpin Ustadz Zainal Sinambela, M.Pd, serta Masjid Al Ikhlas Sei Dua (Datuk Bandar Timur) bersama Ustadz Muhardi Siagian.
Pada Setiap kunjungan juga diwarnai pemberian tali asih untuk masjid, simbol tali kasih yang menghidupkan semangat Ramadhan.
Rinaldi, perwakilan BKM Masjid Hidayatullah, tak kuasa menahan haru. “Ini lebih dari silaturahmi,ini energi harmoni yang menyembuhkan luka sosial kita. Semoga KNPI terus jadi pelita bagi pemuda Indonesia,” katanya.
Sementara itu Azri menegaskan komitmennya, “Sebagai mitra pemerintah, KNPI siap menjembatani aspirasi rakyat menuju pembangunan adil. Program Energy of Harmony ala almarhum Zulham effendi Panjaitan ini akan kami lanjutkan, karena pemuda Tanjungbalai adalah cerminan pemuda bangsa,penuh potensi untuk bangkit bersama, ” katanya.
Kegiatan ini juga turut dihadiri pengurus KNPI kota dan kecamatan, menjadi pengingat nasional. Ramadhan bukan hanya ibadah pribadi, tapi momentum menyatukan bangsa. Di era tantangan sosial, inisiatif seperti ini menginspirasi pemuda di seluruh Indonesia untuk menebar keberkahan, memperkuat persatuan, dan membangun masa depan harmonis.
Penulis : Yuli









