PANYABUNGAN, SSOL.ID– Keberadaan Pasar Baru Panyabungan kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah aktivis pemuda menilai fasilitas pasar yang dibangun untuk menunjang aktivitas perdagangan tersebut masih menyisakan berbagai persoalan mendasar yang hingga kini belum mendapat penyelesaian maksimal dari pihak terkait.
Permasalahan yang dikeluhkan masyarakat di antaranya kondisi pasar yang dinilai kumuh, lingkungan yang becek, saluran air limbah yang tidak tertata, hingga persoalan kelistrikan yang belakangan menjadi perhatian aparat penegak hukum, yang sampai saat ini masih ber proses hukum di Polres Madina.
” Kami menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dan pengelolaan pasar oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal. Padahal, Pasar Baru Panyabungan merupakan salah satu pusat ekonomi masyarakat yang seharusnya didukung dengan fasilitas yang layak, bersih, aman dan nyaman, ” tegas Pajar, Aktifis asal Mandiling Natal, Rabu (10/6).
Selain persoalan kebersihan dan infrastruktur turut di pertanyaan kejelasan pengelolaan los pasar, termasuk ukuran los yang disediakan, sistem penyewaan, serta fasilitas pendukung yang dianggap belum sesuai harapan para pedagang. Berdasarkan data pemerintah daerah, pembangunan sekitar 700 unit los dengan ukuran 2 x 2 meter dilakukan untuk menampung pedagang yang selama ini berjualan di luar area pasar.
Sorotan semakin menguat setelah muncul dugaan penyimpangan dalam pengelolaan listrik kios Pasar Baru Panyabungan. Kasus tersebut bahkan telah masuk dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum setelah adanya laporan dari kelompok masyarakat dan aktivis. Dugaan yang mencuat antara lain terkait pemasangan instalasi listrik yang diduga tidak resmi serta mekanisme penjualan token listrik kepada para pedagang.
” Kami meminta Bupati Mandailing Natal untuk memanggil pihak vendor pembangunan los pasar serta meminta penjelasan dari Dinas Perdagangan terkait berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dan di publikasikan ke publik apa hasil dari pemanggilan tersebut Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh fasilitas yang dibangun benar-benar layak digunakan dan sesuai dengan kebutuhan pedagang, ” Sebutnya.
Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan para pedagang di Pasar Baru Panyabungan. Dengan perbaikan yang menyeluruh, pasar diharapkan dapat menjadi pusat perdagangan yang bersih, tertata, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis : Hotman









