MEDAN, SSOL.ID – Para Pengajar atau Dosen di Perguruan Tinggi dituntut dalam 3 hal yaitu, Mengajar, Meneliti dan Pengabdian Kepada Masyarakat atau lebih di kenal Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Staf Pengajar atau Dosen Perguruan Tinggi Swasta Universitas Prima Indonesia Medan ( PTS. UNPRI ) dalam kesempatan yang ada di dalam kesibukan mengajar telah melaksanakan tuntutan yang ke 3 yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat , yang mengambil topik PKM Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Budi daya Jamur Tiram menambah Income Keluarga di Punguan Inanta Ni Parhalado Dan Parhalado Ina, berjumlah 44 Peserta, ( Kumpulan Istri Sintua dan Sintua Perempuan ) dilaksanakan, Minggu, (7/6 )di Gedung Serb Guna HKBP Glugur, jalan Pembangunan 3 No. 57-A Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.
Kegiatan PKM tersebut sangat di butuhkan baik wawasan maupun melatih segmen para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan atau membuka peluang ekonomi keluarga dimana saat ini kondisi perekonomian global mengalami ketidak pastian sehingga Negara-negara di Asia khususnya Indonesia mengalami gangguan dalam nilai tukar rupiah ke dollar US
Sehingga mengalami daya beli masyarakat menurun dimana harga-harga naik khususnya yang bersumber dari bahan Import, sehingga budi daya jamur tiram sangat tepat dilaksanakan baik situasi ekonomi normal maupun tidak, demikian dikatakan Rosinta R Situmeang, S.Pd, M.Si., M.M selaku Ketua di pelaksanaan tersebut, dalam kata sambutannya disaat membuka kegiatan PKM.
Salah satu Dosen pengantar tentang Manajemen Pemasaran & Produksi, Dr. Drs Jarunjung Hutagaol, M.MA., MM, menyampaikan bahwa suatu pasar akan terbentuk jika ada produk, jika kita memasarkan produk kebutuhan pangan tentunya akan terbentuk pasar atau market di bidang kebutuhan pangan demikian produk lainnya.
Ditambahkannya lagi, selain membentuk Pasar tentunya dibutuhkan perencanaan, jaringan dan tata kelola produk dan pasar yaitu manajemen, sehingga besar atau kecilnya modal ataupun keuntungan tergantung seberapa besar permintaan kebutuhan barang di pasar tersebut ( Suplay dan Demand ).
Pemateri produk Budi daya jamur tiram yaitu Fajar Aritonang sekaligus sebagai pelaku Budi daya jamur tiram juga melakukan pemasaran sendiri dengan membentuk komunitas petani budi daya jamur jenis tiram, ” sehingga dari pengadaan bibit, cara merawat, memanen dan memasarkannya produksi jamur tiram telah memiliki pangsa pasar, baik di restoran, pedagang bakso dan konsumen rumah tangga, ” katanya.
Lebih lanjut di sampaikan Fajar, bahwa dirinya tertarik menjadi petani budi daya jamur tiram ini, di tahun 2022 di masa covid dimana pekerjaan di bidang penjualan buku di Jakarta mengalami kelebihan pasar selain produk buku digital menjadi pilihan pemerintahan memberlakukan pembatasan aktivitas guna menurunkan tingkat penularan virus covid 19 di masa itu.
” Hal ini membuat saya memutuskan pulang ke Medan dan memulai petani budi daya jamur tiram. Budi daya jamur ini selain tidak banyak perawatan harga bobotnya juga murah, sehingga sangat cocok untuk alternatif sektor pemberi tambahan atau sumber ekonomi dalam keluarga,” urainya.
Antusias dan animo dari peserta sangat tinggi hal ini terlihat dengan pertanyaan dari peserta yang bernama St. Kariani Tambunan S.Pd, St. Erlina Simanjuntak S.PAK, St. J. Br. Girsang S.Pd dan St. R. Br. Sitorus S.Pd., St. P. Pandiangan S.Pd. dengan menanyakan berapa luas tempat, modal awal dan pengaruh suhu.
Didalam pelatihan budi daya jamur tiram tersebut produk Jamur tiramnya juga di pamerkan dan untuk di pasarkan, sehingga peserta membeli habis produk Jamur tiram tersebut di lokasi pelatihan.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Dosen UNPRi yang dilaksanakan para dosen yang ikut dan hadir di acara tersebut yaitu :
1. Rosinta R. Situmeang, S.Pd.,M.Si.,M.M ( Ketua )
2. Jurisman Simanjorang, SE, MM ( Moderator )
3. Dr. Drs. Jarunjung Hutagaol, M.MA, MM ( Narasumber )
4. Luter Girsang, ST, MM ( Narasumber )
5. Lasma Ria Tampubolon, S.P, M.Si ( Narasumber )
6. Roza Maya Sari, SE, M.Si
7. Dr. Sauh Hwee Teng, SE, M.Si, P.hD ( Narasumber )
8. Fuji Astuti, S.Pd, M.Si ( Narasumber )
9. Jaka Permana, S.Si, S.Pd, M.Si, MM
Dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Dosen UNPRI Medan, akhirnya ditutup oleh St. B. Silalahi selaku Dewan Koinonia yang mewakili pimpinan gereja HKBP Glugur Pdt. R.E. Silitonga, S.Th, M.Th, St. B. Silalahi menyampaikan titip salam oleh pimpinan gereja kepada UNPRI Medan.
” khususnyakepada para Dosen yang telah hadir dan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Gereja HKBP Glugur, kiranya Tuhan yang memberikan berkatNya, kepada para dosen, dan bagi ibu-ibu peserta mendapatkan manfaat yang berguna bagii kehidupan keluarganya. Setelah acara penutupan dilakukan foto bersama dengan mengelar spanduk kegiatan pengabdian masyarakat Dosen UNPRI Medan,” tutupnya.
Penulis : Yuli









